Kekerasan Oknum Satpol PP di Gowa, Bupati Adnan Serahkan ke Pihak Berwajib

Kamis, 15 Juli 2021 | 15:20 Wita - Editor: Dilla Bahar -

GOWA, GOSULSEL.COM–Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan menyayangkan aksi kekerasan yang dilakukan salah seorang anggota tim pengawasan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro Kabupaten Gowa.

Ia menegaskan untuk tidak mentolerir tindak kekerasan yang terjadi di salah satu warung kopi di Desa Panciro, Kecamatan Bajeng saat melakukan pemantauan aktivitas malam.

“Hari ini saya banyak menerima pesan dan telepon terkait kelakuan oknum salah satu Satpol PP di lingkup Pemerintah Kabupaten Gowa. Mohon maaf saya tidak bisa membalas satu persatu,” tulis Adnan pada laman instagramnya @adnanpurichtaichan.

“Terkait aksi pemukulan yang dilakukan oknum Satpol PP Kabupaten Gowa saat melakukan penertiban dalam rangka penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), saya menyesalkan dan tidak akan mentolerir kejadian tersebut dan menyerahkan kasus itu untuk ditindak lanjuti pihak kepolisian,” tambahnya.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa kejadian tersebut akan diserahkan pada pihak kepolisian. Apalagi, kata dia, kekerasan tersebut dilakukan oleh perangkat pemerintahan.

“Sejak video ini beredar semalam, saya sudah instruksikan inspektorat untuk menindak lanjuti.

Sejak awal dilakukannya penertiban PPKM, saat memimpin apel, saya selalu katakan kedepankan sikap humanis tapi tetap tegas. Tapi jangan artikan tegas itu untuk bertindak kasar,” pungkasnya.(*)

*Reporter: Endra Sahab


BACA JUGA