Baruga Pasar dari PD Pasar Makassar Raya kini hadir di Tokopedia/Ist

Go Digital, PD Pasar Makassar Telah Hadir di Marketplace Tokopedia

Jumat, 16 Juli 2021 | 20:51 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — PD Pasar Makassar Raya berupaya untuk terus menggenjot pendapatan di tengah pandemi Covid-19. Salah satunya dengan merambah ke dunia digital.

Sejauh ini, inovasi terus dilakukan oleh pihak PD Pasar Makassar Raya. Setelah Baruga Pasar yang bisa diakses melalui WhatsApp, rupanya juga hadir melalui marketplace ternama Indonesia, Tokopedia.

Masing-masing pasar induk memiliki Baruga Pasar yang bisa diakses melalui Tokopedia. Sejauh ini, ada Pasar Kampung Baru dan Pabaeng-baeng Timur.

Direktur Operasional (Dirops) PD Pasar Makassar Raya, Saharuddin Ridwan menyebut bahwa pihaknya saat ini memang berfokus pada penjualan daring atau online. Itu seiring pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

“Nanti semua pasar kita masukkan ke Tokopedia. Kita sudah lakukan kerjasama,” sebut pria yang akrab disapa Sahar ini, Jumat (16/07/2021).

Direktur Asosiasi Bank Sampah Indonesia (ASOBSI) ini meyakini invoasi ini mampu mendongkrak penjualan para pedagang. Begitu juga dengan menaikan deviden PD Pasar Makassar.

“Jadi nanti orderannya itu berasal dari para pedagang di pasar. Mereka ada yang terdaftar di Baruga Pasar,” sambung Sahar.

Sementara itu, Kasubag Kemitraan PD Pasar Makassar Raya, Fany Firmansyah menjelaskan  jika pembelian komoditas pangan atau sembako di Tokopedia cukup simpel. Hanya mengunduh Tokopedia. 

“Di Tokopedia, cari saja di pencarian itu Baruga Pasar. Kita ada dua pasar saat ini untuk pilot project. Yang aktif saat ini di Kampung Baru,” jelas Fany.

Terakhir, Fany mengimbau agar masyarakat tak perlu khawatir untuk berbelanja melalui Tokopedia. Pihaknya memastikan pengantaran  aman dan bahkan gratis.

“Setiap belanja itu memberikan kemudahan dan diantarkan melalui Gojek dan Grab,” sambungnya.

“Bahkan, bisa langsung chat admin di Tokopedia kami dan kami layani untuk memilih komoditas apa yang dimaui,” tukas Fany.(*)