Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto saat ditemui di kediamannya, Jalan Amirullah, Sabtu (17/07/2021)/Ist

Salat Iduladha di Rumah, Wali Kota Makassar: Sesuai Petunjuk Menag dan Plt Gubernur

Minggu, 18 Juli 2021 | 20:48 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menganjurkan masyarakat melaksanakan Salat Iduladha di rumah masing-masing. Hal itu sesuai Surat Edaran (SE) Menteri Agama (Menag) dan Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Surat sama-sama tak membolehkan pelaksanaan Salat Iduladha di Makassar. Baik di lapangan maupun Masjid.

Danny Pomanto menyebut pelarangan Salat Iduladha di Makassar tidak bertentangan dengan SE Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Sehingga, diputuskan digelar di rumah.

“Ada tiga surat edaran yang beredar, satu PPKM Darurat dua melarang mengadakan salat Iduladha atau dianjurkan salat di rumah,” ujar Danny, Minggu (18/7/2021).

Alasannya, kata Danny, Makassar saat ini sudah masuk zona merah. Sebagaimana tertuang dalam SE Menag, jika wilayah dengan zona orange dan merah hanya dibolehkan salat di rumah.

“Kedua Surat Edaran Gubernur, ada pihak yang mau benturkan ini barang, padahal jelas sekali,” ujarnya.

Sesuai SE Gubernur menjelasakan, bisa melaksanakan di masjid bagi zona yang diizinkan. Dan yang diizinkan itu kuning dan hijau.

Pihaknya pun telah melakukan pertemuan via zoom dengan Ormas Islam dan seluruh ulama di kota Makassar. Dalam pertemuan itu disimpulkan, jika kewajiban harus didahulukan dibanding sunnah

“Dan saat ini yang wajib itu keselamatan rakyat. Kami menerangkan posisi Makassar, kemarin mencapai 340 kasus dan hari ini hampir 400,” jelasnya.

“Artinya eskalasi naik, perbandingan waktu kita bikin idul fitri hanya 12 dan belum merah, sekarang sudah merah sekali semua,” sambung Danny.

Sehingga disimpulkan, jika pihaknya bakal mengikuti SE Menteri Agama. “Setelah kami berunding, akhirnya kita memutuskan untuk mengikuti SE menteri agama yaitu melarang di masjid dan dilapangan,” katanya

Lebih lanjut, Danny juga bakal menggelar Salat Iduladha di kediaman pribadinya, Jalan Amirullah, Kecamatan Mamajang. Juga tak ada acara takbiran di luar rumah.

“Kita akan melaksanakan di rumah dan besok malam kita bikin silaturahmi akbar, ada 10 ribu peserta zoom yang saya siapkan mendengarkan tauziah masing-masing ormas nanti,” katanya

“Mulai dari Muhammadiyah, NU, Wahdah, dan semua tokoh-tokoh umat islam, akan bersilaturahmi di malam takbiran,” tutup Danny. (*)


BACA JUGA