Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto saat rapat virtual bersama Forkompinda, SKPD, Camat, dan Lurah, Selasa (27/07/2021)/Ist

Tiap RT di Makassar Dapat 20 Paket Bantuan Sosial

Selasa, 27 Juli 2021 | 19:22 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar segera menyalurkan bantuan sosial (bansos) ke masyarakat yang terdampak Covid-19. Pihaknya telah menyiapkan 100 paket berupa sembako.

Disampaikan Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, penyaluran dilakukan melalui 5000 Rukun Tetangga (RT). Masing-masing mendapat 20 paket bansos.

20 paket bansos tiap RT akan dibagikan kepada masyarakat yang terdampak Covid-19. Tidak termasuk untuk mereka yang sudah terdaftar dalam Program Keluarga Harapan (PKH) dan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari pemerintah pusat.

“Sesuai instruksi Mendagri tentang tentang bansos, kita akan bagikan ke 20 KK per RT sebelumnya dibagi harus by name by address. PKH atau penerima manfaat sebelumnya tidak bisa menerima supaya tidak dobel,” ucapnya, Selasa (27/07/2021).

Agar bantuan tepat sasaran, Danny meminta kepada SKPD untuk melakukan verifikasi ganda selain keterlibatan camat dan lurah. Sebab, bansos rawan untuk disalahgunakan.

“Saya mewajibkan seluruh SKPD per kelurahan untuk verifikator data, RT RW lurah ke camat, lapis kedua adalah SKPD, karena kita ingin serentak dan cepat,” tegasnya.

Danny juga ingin data penerima bansos ini bisa segera dimasukkan ke Diskominfo. Sehingga penyalurannya bisa segera dilakukan. Apalagi pemerintah pusat telah mewanti-wanti agar bansos disalurkan paling lambat 31 Juli 2021.

“Keterlibatan lurah RT dengan bantuan TNI Polri, kalau perlu pendataan sehari atau dua selesai kenapa tidak,” terang Danny.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi menekankan agar penerima bansos ini adalah mereka yang betul betul berhak. Sehingga, data yang dimasukkan harus akurat.

“Kita lakukan Doble check karena kejadian paket bantuan ada merasa berhak mendapatkan tapi tidak dapat, untuk lebih valid SKPD terkait bentuk satu tim verifikasi untuk data, sekali lagi menjadi perhatian tidak ada lagi data Doble,” pungkasnya.

Pimpinan Cabang Perum Bulog Makassar, Harisun mengaku akan segera berkoordinasi dengan Pemkot. Itu terkait titik pembagian beras nanti.

“Alhamdulillah pertemuan dengan Bapak Wali Kota Makassar atas dukungannya mulai hari ini Perum Bulog Makassar akan membagikan bantuan beras kepada warga di mana jatah Makassar sebesar 68.030 Kelompok Penerima Manfaat (KPM) atau sekitar 680 ton yang harus terbagi hingga akhir bulan Juli,” ungkap Hari.

Untuk wilayah Makassar sendiri, Pemkot akan memberikan titik atau area warga. Di mana yang selanjutnya ditindak lanjuti oleh Perum Bulog Makassar.(*)


BACA JUGA