Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto/Ist

Wali Kota Makassar Siapkan 6 Unit Ambulans Khusus Bantu Satgas Covid-19

Kamis, 29 Juli 2021 | 12:03 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto memerintahkan jajarannya, segera menyiapkan 6 unit mobil ambulans khusus pasien Covid-19 dalam pekan ini. Ambulans dan mobil jenazah pasien khusus Covid-19 disiapkan untuk membantu Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 yang merupakan tanggung jawab Pemprov Sulsel.

Hal ini dilakukan Danny setelah melihat banyaknya kasus kematian pasien positif Covid-19 yang lama tertahan di rumah sakit hingga berhari-hari. Padahal, menurut standar WHO, pemulasaran dan pemakaman jenazah pasien terkonfirmasi Covid-19 paling lama 4 jam.

Menurut Danny, di tengah situasi pandemi saat ini, semua pihak harus saling membantu dan tidak perlu saling menyalahkan. Pihaknya baru menyiapkan ambulans khusus pasien positif Covid-19 karena sebelumnya hal tersebut tanggung jawab Satgas Covid-19 propinsi sesuai kebijakan pemerintah pusat.

“Ambulans ini harus datang minggu ini, kita langsung adakan, karena banyak yang meninggal di rumah saat melakukan isolasi mandiri, kita tidak bermaksud saling menyalahkan, harus saling membantu di tengah situasi pandemi saat ini,” ujar Danny, Kamis (29/07/2021).

Danny menyebutkan terdapat 3 jenazah pasien Covid-19 yang membusuk di RSUD Daya yang merupakan rumah sakit milik Pemkot Makassar tertahan hingga 2 hari. Selain itu, Danny juga menerima laporan intelijen ada 3 jenazah yang tertahan di salah satu rumah sakit swasta di Makassar.

Sebelumnya, Koordinator Posko Covid-19 Sulsel, Arman Bausat mengakui pihaknya kewalahan melakukan penjemputan dan pemakaman jenazah pasien Covid-19, karena tingginya angka kematian pasien Covid-19 beberapa hari terakhir ini. Kejadian jenazah membusuk di RSUD Daya disebabkan karena di saat bersamaan tim Satgas Propinsi harus juga mengurusi sekitar 20-an jenazah lainnya di beberapa rumah sakit di Makassar Sabtu lalu (24/7).

“Tim Satgas Covid-19 Sulsel kewalahan karena harus melayani tujuh rumah sakit milik Pemprov Sulsel, ditambah rumah sakit swasta yang ada di Makassar,” ujar Arman, dalam keterangan persnya, Selasa (27/07/2021). (*)


BACA JUGA