Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto saat mengikuti rapat koordinasi melalui zoom bersama Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, Rabu (04/08/2021)/Ist

Plt Gubernur Sulsel Harap Daerah Lain Tiru Makassar Siapkan Tempat Isolasi

Rabu, 04 Agustus 2021 | 16:45 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) memberi apresiasi kepada Pemkot Makassar. Pasalnya, telah melakukan penanganan Covid-19 dengan baik untuk warganya.

Hal tersebut diutarakan Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman saat menggelar rapat koordinasi secara virtual. Adapun dengan agenda pembahasan yakni penanganan pandemi Covid-19.

“Saya apresiasi Wali Kota Makassar yang berinisiatif melakukan koordinasi bersama Bupati Gowa, bahas perpanjangan PPKM, karena level PPKM antara keduanya punya tingkat level yang berbeda,” ucapnya dihadapan seluruh kepala daerah serta Forkopimda yang hadir, Rabu (04/08/2021).

Tidak hanya itu, Sudirman juga mengapresiasi Wali Kota Makassar. Sebab, sudah menggunakan kapal KM Umsini sebagai tempat untuk isolasi apung.

“Saya juga mengapresiasi walikota Makassar yang berinisiatif menggunakan kapal KM Umsini sebagai isolasi apung,” tuturnya.

Sudirman pun berharap seluruh kabupaten lain mengikuti langkah-langkah seperti yang diambil Pemkot Makassar. Adapun dengan menyediakan tempat isolasi bagi warganya.

“Kita harap pemerintah kabupaten mengikuti langkah langkah seperti yang diambil pemerintah kota Makassar dengan menyediakan tempat isolasi bagi warganya yang terpapar Covid-19. Namun, tetap mengacu pada manajemen tata kelola isolasi yang dibuat terintegrasi dengan Rumah Sakit,” jelasnya.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menjelaskan pengalaman kota Makassar menangani Covid-19. Sama halnya dengan 24 kabupaten dan kota di Sulsel.

“Perjuangan kita adalah memisahkan orang yang sakit dengan orang sehat dengan 3T. Kami juga telah menyempurnakan tim detector akan turun bersama TNI Polri kerumah rumah-rumah warga melakukan 3T,” ujarnya.

Menurut Danny, saat tingkat keterisian ICU dirumah sakit telah mencapai angka 90 persen. Sehingga, pihaknya telah menyiapkan 1100 tempat tidur di RSUD Daya untuk menampung pasien sedang dan berat.

“Kalau pasien ringan dan tanpa gejala, kita bawa ke kapal isolasi apung, sedangkan yang sedang dan berat kita rawat di RSUD Daya, di sana kita mempunyai Lab PCR yang mampu membaca 4 jenis Covid-19, termasuk varian Delta,” tutupnya.(*)


BACA JUGA