Kapolsek Tinggimoncong Iptu Hasan Fadhlyh meminta pendaki untuk putar balik di Pos Penyekatan.

Jalur Pendakian Gunung Bawakaraeng dan Danau Tanralili Ditutup, Polisi Buat 4 Pos Penyekatan

Sabtu, 14 Agustus 2021 | 23:06 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Endra Sahar - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM–Jalur pendakian ke Gunung Bawakaraeng dan Danau Tanralili resmi ditutup hari ini, Sabtu (14/8/2021).

Penutupan jalur pendakian itu dilakukan setelah personel gabungan TNI-Polri membangun 4 pos penyekatan.

Pos penyekatan itu dibangun di dua tempat yakni di kampung baru Jalan Poros Pattapang-Sinjai dan di Portal Lembanna kaki gunung Bawakaraeng.

“Jalur pendakian ke Gunung Bawakaraeng dan Danau Tanralili resmi ditutup untuk mengantisipasi pendaki yang akan melakukan ekspedisi dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan ke-76 RI,” kata Kapolsek Tinggimoncong, Iptu Hasan Fadhlyh.

“Seluruh pengunjung khususnya yang akan melakukan ekspedisi ke gunung Bawakaraeng di putar balik di pos penyekatan,” sambungnya.

Menurut Hasan, penyekatan ini dilakukan terhadap para pendaki mengingat saat ini kabupaten Gowa diberlakukan perpanjangan PPKM level 3.

Selain itu penyekatan ini juga sebagai upaya untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan terhadap para pendaki gunung.

Sebab kata Hasan, kondisi cuaca di Gunung Bawakaraeng cukup ekstrem. Sehingga harus dipertimbangkan oleh pendaki jika ingin melakukan aktivitas pendakian.

“Kondisi cuaca di kaki gunung Bawakaraeng sangat ekstrem karena berada pada suhu 14°C. Saat ini para personel yang bertugas di pos penyekatan sangat merasakan dinginnya kondisi cuaca di sana,” ungkapnya.

Dengan kondisi cuaca yang sangat ekstrem tersebut, Hasan menghimbau seluruh masyarakat khususnya para orang tua yang memiliki anak remaja dan pemuda yang berencana melakukan ekspedisi ke gunung Bawakaraeng agar mengurungkan niatnya. (*)


BACA JUGA