Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Makassar, Rusmayani Madjid bertemu Direksi Perumda Pasar Makassar Raya di Lantai 9 Ruang Asisten II, Balai Kota, Rabu (18/08/2021)/Ist

Asisten II Pemkot Tekankan Perumda Pasar Makassar Terus Berinovasi

Rabu, 18 Agustus 2021 | 15:57 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkot Makassar, Rusmayani Madjid menekankan agar Perumda Pasar Makassar Raya mampu terus berinovasi. Terlebih di masa pandemi Covid-19.

Hal itu diungkapkannya dalam pertemuan bersama Direksi Perumda Parkir Makassar Raya. Bertempat di Ruangannya, Lantai 9 Balai Kota, Rabu (18/08/2021).

Wanita yang akrab disapa Maya ini menyebut bahwa upaya Perumda Pasar sejauh ini dinilainya sudah bagus. Terkhusus menghadirkan beberapa inovasi seperti program digitalisasi dalam bertransaksi.

“Banyak inovasi yang sudah dilakukan terhadap PD pasar tapi banyak juga masalah masalah yang harus kita selesaikan,” ujar Maya.

Plt Kepala Dinsos Kota Makassar ini juga menyampaikan agar semua pihak terkait turut mendukung Perumda Pasar Makassar. Terkhusus mencari solusi untuk revitalisasi bangunan pasar.

“Bukan hanya menjadi tugas dan tanggung jawab bidang perekonomian tapi juga Dinas Perdagangan, Koperasi, PU terhadap bangunan fisik dan lain-lain. Jadi sudah digambarkan kondisi kondisi yang ada di Makassar,” ucapnya.

Sementara itu, Direktur Operasional (Dirops) Perumda Pasar Makassar Raya, Saharuddin Ridwan mengaku jika pihak berkomitmen terus menghadirkan inovasi. Seperti transaksi digital akan terus dikembangkan.

“Di tengah pandemi Covid-19 ini kan ada aturannya toh, seperti dilarang berkerumun, pembatasan pembukaan pasar, protokol kesehatan harus ketat. Sehingga untuk meningkatkan pelayanan supaya membeli, kita buat digitalisasi pembayaran,” ucapnya.

“Jadi ada belanja online dan offline. Kalau belanja online, salah satunya kita sudah berkerjasama dengan marketplace, Tokopedia. Kita memberikan pelayanan ke masyakarat tanpa harus pasar,” tukas Sahar.

Sebelumnya, Perumda Pasar Makassar Raya juga menggandeng Bank Indonesia (BI). Transaksi digital melalui Quick Response Code Indonesian Standar (QRIS) turut dihadirkan. (*)


BACA JUGA