Dirut PT Pelindo IV, Prasetyadi menandatangani MoU tentang Kerja Sama Pelayanan Jasa Kepelabuhanan dan Bidang Lainnya di Sidrap, Kamis (19/08/2021)/Ist

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Baru Sulsel, Pelindo IV Bangun Dry Port di Sidrap

Jumat, 20 Agustus 2021 | 18:23 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV (Persero) bersama Pemprov dan Pemkab Sidrap melakukan penandatanganan MoU Pembangunan Dry Port atau Pelabuhan Daratan di Sidrap, Kamis (19/08/2021). Tempat itu dibangun untuk mendorong pertumbuhan perdagangan dan ekonomi baru di Sulsel.

Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, Kabupaten Sidrap menjadi salah satu titik rencana pembangunan lokasi dry port. Di mana akan menjadi hub atau tempat yang di dalamnya terjadi aktivitas transit barang atau persinggahan barang untuk wilayah Utara di Sulsel.

“Melalui dry port di Sidrap ini akan menjadi pangkalan transit barang dari dan ke wilayah bagian Utara Sulawesi Selatan. Hadirnya dry port ini nantinya akan mengurangi dampak kemacetan dan lebih mudah mendatangkan eksportir,” katanya.

Lebih lanjut, Sudirman juga mengatakan, dry port ini akan menjadi sentra pelabuhan darat oleh PT Pelindo IV untuk semua kabupaten di wilayah Utara berkumpul di Sidrap, System Containing, Registrasi serta mendekatkan pelayanan ekspor ke daerah. Ini juga merupakan upaya menekan dwelling time atau waktu tunggu barang loading ke kapal di Makassar New Port (MNP).

“Hal ini membantu tumbuhnya perdagangan dan ekonomi baru secara langsung di daerah dan tidak terpusat di Makassar saja,” ucap Sudirman.

Ia pun. berharap, kehadiran dry port dapat mengakselerasi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sidrap dan Sulsel. “Semoga dry port ini manfaatnya benar benar segera dirasakan masyarakat, seperti efisiensi biaya dan waktu tempuh ke pelabuhan muat di Makassar, serta dapat mengurangi kemacetan lalu lintas jalan dan mengurangi beban kerusakan jalan raya,” tukasnya.

Direktur Utama (Dirut) PT Pelindo IV (Persero) Prasetyadi menuturkan, MoU tentang Kerja Sama Pelayanan Jasa Kepelabuhanan dan Bidang Lainnya di Sidrap yang ditandatangani pada 19 Agustus. Fokus pada pelayanan jasa kepelabuhanan dan bidang perdagangan lainnya di Kabupaten Sidrap.

“Melalui MoU ini juga, Pelindo IV, Pemprov Sulsel dan Pemkab Sidrap berencana mengembangkan pelayanan jasa kepelabuhanan dan bidang lainnya di Kabupaten Sidenreng Rappang dengan memerhatikan aspek potensi ekonomi, aset maupun fasilitas kepelabuhanan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Sidrap, Dollah Mando menyampaikan terima kasih kepada Plt Gubernur Sulsel dan Pelindo IV. Itu atas kepercayaannya dalam memilih Sidrap menjadi lokasi dry port untuk wilayah Utara.

Dollah Mando mengatakan, Sidrap memiliki letak geografis yang sangat strategis. Berada di pertengahan dan menjadi jalur perlintasan yang menghubungkan beberapa daerah di wilayah Utara Sulsel.

“Oleh karena itu kami sangat mendukung adanya rencana Bapak Gubernur Sulsel untuk menjadikan Kabupaten Sidrap sebagai salah satu lokasi pembangunan dry port dengan menyiapkan lahan seluas kurang lebih 2 hektare di Desa Mattirotasi, Kecamatan Watang Pulu yang merupakan kawasan pengembangan industri dan pergudangan sesuai dengan RTRW Kabupaten Sidrap,” pungkasnya.(*)