illustrasi sekolah tatap muka (int)

Kualitas Pendidikan Menurun, Wali Kota Makassar Ingin Ganti Kepala Sekolah

Senin, 23 Agustus 2021 | 19:49 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Resetting pemerintahan segera dilakukan Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto. Ia memastikan kepala sekolah SD dan SMP pun turut diganti.

Belakangan, Danny mengetahui bahwa kualitas pendidikan di Makassar kian menurun. Guru tak mampu beradaptasi dengan pembelajaran daring yang diterapkan selama pandemi Covid-19.

pt-vale-indonesia

Danny memandang kepala sekolah tidak bisa menjalankan perannya dengan baik. Apalagi, meningkatkan kinerja guru selama ini.

“Penelitian guru itu yang bisa dengan sistem daring hanya 20 persen yang bisa beradaptasi. Hanya 10 persen yang bisa berinovasi. Ini bagian dari kita. Termasuk kepala sekolah, lurah, dan camat,” ungkap Danny, Senin (23/08/2021).

Mutasi itu rencananya dimulai pada bulan Agustus ini. Saat ditanya lebih lanjut, Danny hanya meminta semua pihak bersabar.

“Tunggu tanggal mainnya,” singkat Danny.

Kualitas pendidikan yang menurun ini sebelumnya mendapat sorotan dari Dewan Pendidkan Makassar. Ketua, Rudianto Lallo menyebut pembelajaran secara daring merupakan penyebabnya.

Ia mengatakan telah menggelar kuis cerdas cermat sebagai media penilaian. Disiarkan oleh salah satu stasiun tv milik pemerintah.

“Kami dewan pendidikan sudah menggelar lomba cerdas cermat yang disiarkan langsung TVRI, berdasarkan laporan penanggung jawab ada kemunduran dari sisi kualitas,” ujar Rudianto yang juga menjabat Ketua DPRD Makassar.

Kemudian dihadirkan sejumlah pelajar sebagai perwakilan sekolah. Hasilnya, banyak peserta yang kesulitan menjawab saat sesi tanya jawab.

“Banyak pertanyaan dari dewan juri yang dulu katanya bisa dijawab oleh peserta anak didik kita, sekarang ini susah dijawab. Berarti ini salah satu variabel bagaimana pendidikan kita hari ini,” tutupnya.(*)


BACA JUGA