Sekolah Islam Athirah luncurkan GEMA secara virtual, Jumat (27/08/2021)/Ist

Sekolah Islam Athirah Ajak Guru Menulis Melalui Program GEMA

Jumat, 27 Agustus 2021 | 18:19 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Sekolah Islam Athirah meluncurkan Program Gerakan Menulis Athirah (GEMA), Jumat (27/08/2021). Kegiatan itu dilaksanakan secara virtual via Zoom Meeting.

GEMA merupakan program pelatihan menulis yang dikhususkan bagi guru dan karyawan. Sekolah Islam Athirah mengusung tema “Menggemakan Ide Lewat Kata” dengan menggandeng tokoh perbukuan nasional sekaligus tokoh literasi Sulawesi Selatan, Bachtiar Adnan Kusuma.

Guru dan karyawan yang mengikuti program tersebut, nantinya akan dilatih menuli. Kemudian dibimbing selama program itu berjalan.

Kepala Departemen Humas Sekolah Islam Athirah, Muthmainnah mengatakan program tersebut merupakan wadah dalam memberikan ruang literasi bagi guru dan karyawan. Ia menambahkan, guru dan karyawan Sekolah Islam Athirah rata-rata sudah memiliki kecakapan menulis, bahkan, kata dia, beberapa di antaranya sudah memiliki karya yang sudah diterbitkan.

“Ini yang mau kita kembangkan, ada standar menulis yang baik, dulu kita menulis sendiri, belajar sendiri, dalam program ini betul-betul ada yang dampingi kita secara khusus melalu pelatihan menulis,” ucap wanita yang akrab disapa Iin ini.

Program GEMA untuk tahap pertama akan dimulai pada September mendatang dengan melibatkan 25 peserta dari hasil seleksi. Pelatihan menulis akan akan berjalan selama 18 kali pertemuan secara offline disertai pendampingan peserta. Program tersebut nantinya akan melahirkan karya berupa buku yang merupakan kumpulan tulisan peserta pelatihan.

Sementara itu, Direktur Sekolah Islam Athirah, Syamril berharap kegiatan tersebut dapat membantu guru dan karyawan untuk menghasilkan karya. Itu berupa tulisan yang berkualitas, mengakselerasi guru dalam meningkatakan kapasitas kecakapan menulis.

“Semoga program ini dapat membantu guru dan karyawan Athirah untuk berkarya, selama ini sudah menulis rutin meski belum punya pembimbing, GEMA bisa mengakselerasi dan meningkatkan kualitas dan kuantitas tulisan,” tutup Syamril.(*)