Wakil Ketua UTD PMI Makassar, Khudri Arsyad saat sosialisasi donor darah sukarela, Sabtu (27/11/2021)/Ist

Wakil Ketua UTD PMI Makassar: Jadikan Donor Darah Sebagai Gaya Hidup Sehat

Sabtu, 27 November 2021 | 22:59 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar mengadakan sosialisasi donor darah sukarela, Sabtu (27/11/2021). Masyarakat dari berbagai kecamatan yang ada di Kota Makassar pun dilibatkan.

Wakil Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Makassar, Khudri Arsyad mengaku, selama masa pandemi Covid-19 melanda Indonesia, banyak masyarakat yang takut mendonorkan darahnya. Hal inilah yang membuat kesulitan mendapatkan stok darah.

Padahal, antara donor darah dengan suasana pandemi tidak ada masalah. Pasalnya, di PMI itu telah menerapkan protokol kesehatan yang ketat sebelum dilakukan pengambilan darah.

“Jadi teman teman di PMI yang mau mengambil darah itu harus di swab untuk memastikan mereka dalam keadaan sehat,” kata Khudri Arsyad.

Bahkan, kata Khudri, alat-alat yang akan di gunakan untuk pengambilan darah dipastikan aman. Sebab, telah dilakukan proses sterilisasi atau paling tidak disinfektan.

“Semua alat yang kami gunakan PMI Makassar itu sudah dikalibrasi oleh Balai Laboratorium Kesehatan Pengujian dan Kalibrasi,” ucap Khudri.

Olehnya, Khudri berharap tidak ada lagi masyarakat yang takut untuk mendonor darahnya. Apalagi kalau melihat jumlah penduduk Makassar itu 1,7 juta jiwa, tapi baru 350 ribu orang baru mendonorkan darahnya.

“Di era modern saat ini masyarakat harus mengetahui bahwa donor darah itu tidak hanya menolong nyawa sesama tetapi juga dapat dijadikan sebagai gaya hidup sehat,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Organisasi PMI Makassar, Nur Salam menjelaskan mengapa PMI itu harus melakukan donor darah. “Karena tujuan utama donor darah itu adalah demi misi kemanusiaan, karena sesama manusia itu kita bersuadara tanpa membedakan agama, suku, bangsa dan golongan lainnya,” tukasnya.(*)


BACA JUGA