Penjualan gorengan di Gowa mengeluhkan kenaikan harga minyak goreng.

Harga Minyak Goreng Terus Naik, Pedagang dan Penjual Gorengan di Gowa Curhat

Jumat, 03 Desember 2021 | 14:01 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Endra Sahar - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM–Harga minyak goreng curah maupun kemasan tak kunjung turun. Bahkan, hingga penghujung akhir tahun 2021 ini harga minyak goreng terus naik.

Dampak kenaikan harga minyak goreng ini sangat dirasakan oleh masyarakat. Utamanya para pedagang dan penjual gorengan.

Seorang pedagang di Pasar Sungguminasa Gowa bernama Masna mengatakan bahwa harga minyak goreng terus merangkak naik.

Harga minyak goreng yang awalnya Rp 12 ribu per liter, sekarang naik menjadi Rp 18 ribu. Begitu pun dengan harga minyak goreng kemasan dua liter.

“Kalau yang kemasan dua liter itu awalnya seharga Rp 34 ribu. Sekarang naik Rp 38 ribu,” sebutnya.

“Kenaikan harga sangat luar biasa. Karena hampir setiap hari naik,” sambungnya.

Hal senada diungkapkan oleh penjual gorengan di Kabupaten Gowa bernama Sabril. Menurutnya, harga minyak goreng yang naik mengakibatkan omzet penjualannya menurun drastis.

“Omzet turun sampai 40 persen pak. Karena harga minyak goreng mahal,” ujarnya.

Disebutkan Sabril, harga minyak goreng yang biasanya hanya seharga Rp 170 ribu per jerigennya, kini naik menjadi Rp 270 ribu.

Meskipun harga minyak terus naik tambah Sabril, dirinya tidak ingin menaikkan harga gorengan yang dia jual.

Dirinya pun berharap, pemerintah segera mencari solusi sehingga harga minyak goreng bisa normal kembali. (*)


BACA JUGA