PMI Gowa Ikut Dirikan Posko Siaga Bencana Hingga Februari

Kamis, 09 Desember 2021 | 12:40 Wita - Editor: Dilla Bahar -

GOWA, GOSULSEL.COM— Organisasi kemanusian Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gowa aktif terlibat membantu pemerintah dalam penanganan banjir. Salah satunya saat cuaca ekstrim pada 5-7 Desember 2021 lalu.

Ketua PMI Gowa yang juga Wakil Bupati Gowa, Abd Rauf Malaganni mengatakan pihaknya telah mendirikan posko siaga bencana 24 jam di Markas PMI Gowa dengan menyiapkan sejumlah relawan dan peralatan penanganan banjir.

“Alhamdulillah kita turut aktif dalam penanganan banjir, apalagi pada saat cuaca ektrim beberapa hari lalu kita turunkan puluhan relawan yang dibagi dalam beberapa titik,” ungkapnya.

Ia berharap sebagai organisasi yang bergerak di bidang kemanusiaan, PMI akan terus ikut andil dan aktif untuk penaganan bencana terlebih terjadi di Kabupaten Gowa.

“Tentu kita berharap dengan adanya PMI ini akan terus bersinergi dengan pemerintah, khususnya dalam penanganan-penanganan bencana di Kabupaten Gowa,” harapnya.

Sementara Staf Markas Bidang Administrasi dan Kesekretariatan PMI Gowa, Muhammad Rustam mengatakan posko siaga PMI akan terus berdiri hingga Februari 2022 nanti sesuai dengan rilis BMKG yang memperkirakan adanya La Nina.

“Kita sudah bangun posko sejak Minggu (5/12) lalu dan itu insyaallah sampai Februari,” katanya.

Muh Rustam mengaku, sejak tingginya intensitas hujan dan terjadi banjir pada beberapa titik di Kabupaten Gowa, 20 relawan PMI diturunkan langsung yang tersebar di tiga titik yakni di Yusuf Bauty, Bontorea, dan Desa Kanjilo.

“Mereka kita turunkan beserta dengan perahu empat agar bisa lebih maksimal dalam membantu korban banjir,” tambahnya.

Pada posko siaga bencana PMI, pihaknya memiliki beberapa peralatan yang disiapkan seperti perahu karet 1, perahu fiber 4, ambulance dan armada pickup serta beberapa personil relawan yang bergantian menjaga posko. (*)


BACA JUGA