Foto bersama usai peluncuran QRIS di Dermaga 2 Kawasan Wisata Rammang-rammang, Rabu (15/12/2021)

BI Sulsel Hadirkan Pembayaran Pakai QRIS di Kawasan Wisata Rammang-rammang

Kamis, 16 Desember 2021 | 13:07 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAROS, GOSULSEL.COM – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sulsel terus mendorong digitalisasi pembayaran di seluruh sektor. Termasuk pariwisata.

Digitalisasi melalui transaksi non tunai itu kini hadir di kawasan wisata Rammang-rammang, Kabupaten Maros. Peluncuran program ini berlangsung di Dermaga 2, Rabu (15/12/2021).

pt-vale-indonesia

Deputi BI Sulsel, Rudi Bambang Wijanarko menyampaikan kawasan Rammang-rammang menjadi destinasi andalan di Maros. Dari situ, pihaknya ingin lebih memudahkan para pengunjung dalam hal pembayaran.

‚ÄúSemua pembayaran yang dilakukan di area wisata Rammang-Rammang ini akan menggunakan QRIS. Lebih memudahkan pengunjung bertransaksi,” ujarnya.

Dengan menggunakan QRIS, kata Rudi, pengunjung cukup membawa telepon seluler. Kemudian melakukan pembayaran melalui scan barcode yang terintegrasi dengan akun bank ataupun e-wallet.

“Tinggal scan, apa saja kebutuhannya di area wisata Rammang-rammang. Jadi, kita ingin dorong ini bisa menjadi ekosistem digital disini,” sambungnya.

Turut hadir dalam peluncuran, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbud) Kabupaten Maros, M Ferdiansyah. Ia pun mengapresiasi program QRIS yang dihadirkan oleh BI.

“Wisatawan akan tidak lagi membayar menggunakan uang tunai memudahkan pengunjung untuk menikmati semua yang telah siap di Rammang-rammang, jadi dari tarif parkir, kuliner, penyewaan perahu, pengunjung hanya scan barkode,” jelasnya.

Kendati begitu, ia meminta kepada BI Sulsel agar program ini terus diawasi dan berkelanjutan. Mendorong agar sosialisasi penerapan QRIS bisa terus digunakan hingga pengunjung terbiasa.

“Jadi kegiatan kali ini jangan jadi hanya seremonial, begitu setelah selesai sudah tidak ada lagi. Kita ingin program ini terus disosialisasikan bahkan kami beberapa kali terus mengasosiasikan hal ini,” tutup Ferdiansyah. (*)


BACA JUGA