Manajemen PT Vale Indonesia memberikan materi kepemimpinan kepada Kepsek tingkat SD, SMP, dan SMA se-Luwu Timur. Acara ini berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Luwu Timur, Malili pada Senin (13/12/2021)/Ist

Manajemen Vale Indonesia Bagikan Ilmu Kepemimpinan ke Kepsek

Jumat, 17 Desember 2021 | 23:36 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

LUWU TIMUR, GOSULSEL.COM — Bermitra dengan Pemerintah Kabupaten, dalam hal ini Dinas Pendidikan (Disdik) Luwu Timur (Lutim) merupakan strategi PT Vale Indonesia Tbk untuk bersama-sama meningkatkan mutu pendidikan. Salah satu realisasi kerja sama tersebut berupa pelaksanaan sesi sharing mengenai seni kepemimpinan dan keterampilan manajerial.

Manajemen PT Vale Indonesia memberikan materi itu kepada Kepala Sekolah (Kepsek) tingkat SD, SMP, dan SMA se-Luwu Timur. Acara ini berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Luwu Timur, Malili pada Senin (13/12/2021).

Wakil Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk, Adriansyah Chaniago hadir menjadi keynote speaker pada kegiatan tersebut. Ia membawakan materi sharing session leadership. Adapun Bupati Lutim, Budiman hadir memberikan sambutan pada kegiatan tersebut secara virtual.

Menurutnya, leader berbeda dengan manajer. Leader memiliki perspektif jangka panjang, menerjemahkan visi organisasi, berpikir strategis, memberikan dukungan dan arahan, menantang dan suka tantangan, mempunyai energi untuk memotivasi, menjadi agen perubahan dan memiliki pengetahuan tentang bidang yang dipimpinnya.

“Leaders tidak menciptakan followers, tapi juga sanggup menciptakan leaders lagi,” ujarnya.

Adriansyah Chaniago menuturkan, team adalah sekumpulan orang-orang yang sudah sadar akan misinya, dan berkomitmen untuk bekerjasama. Kepsek sebagai leader harus bisa membentuk tim yang berkomitmen terhadap visi dan misi yang sama.

“Kepala sekolah merupakan leader yang turut bertanggung jawab membentuk generasi masa depan. Apalagi fokus saat ini adalah fungsi manajerial, supervisi, dan pengembangan kewirausahaan. Karena itu, penting untuk mengasah jiwa kepemimpinan agar dapat mengelola sekolah sesuai perkembangan zaman,” paparnya.

Adriansyah mengungkapkan pentingnya menjadi leader yang berperan sebagai agen perubahan. Serta mampu mencetak pemimpin-pemimpin baru secara berkelanjutan.

Sementara itu, Bupati Lutim, Budiman mengapresiasi kepedulian dan komitmen Vale Indonesia dalam mendorong kemajuan dunia Pendidikan khususnya di Luwu Timur. Ia memaparkan, bahwa pendidikan merupakan kunci kemajuan bangsa karena tidak ada bangsa yang besar tanpa didukung pendidikan berkualitas.

“Kami mengapresiasi komitmen PT Vale dalam memajukan sektor pendidikan, khususnya kontribusi untuk memperkuat kapasitas kepala sekolah. Semoga kerja sama ini terus berlanjut di masa mendatang,” paparnya.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lutim, La Besse. Juga Ketua Yayasan Pendidikan Sorowako (YPS) Agus Sampurno yang bertindak selaku moderator diskusi.

Dalam sesi diskusi, para kepala sekolah terlihat antusias mengangkat tema seputar meningkatkan mutu pendidikan. Misalnya, cara mengubah mindset para guru dalam mengajar dan menanamkan moral kepada siswa di tengah tantangan pembelajaran saat pandemi.

Adriansyah menekankan pentingnya walk the talk dilakukan oleh leader untuk mendorong perubahan dan menginspirasi rekan-rekan lain agar terbuka mempelajari ilmu-ilmu baru.

Kontribusi PT Vale bagi kemajuan pendidikan di Luwu Timur juga hadir berupa bantuan penyediaan prasarana pendidikan, perbaikan bangunan sekolah, dan pemberian beasiswa. Semua upaya tersebut tercakup dalam realisasi Program Sosial yang rutin berlangsung setiap tahun.(*)