Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan 'Danny' Pomanto saat ditemui di kediaman pribadinya, Jalan Amirullah, Senin (25/10/2021)

Batal 2021, Rencana Tender Proyek PLTsa Makassar Dimulai Bulan Ini

Selasa, 04 Januari 2022 | 14:01 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menunda tender pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa). Batal pada Desember tahun 2021, kini diupayakan bisa digelar 2022 ini.

Proyek nasional untuk 13 daerah tersebut diketahui tak kunjung menuai progres. Padahal hal ini sudah diatensi oleh Menteri Koordinasi Maritim dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan pada awal Juli lalu agar segera diprogres paling lambat tahun ini.

Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan ‘Danny’ Pomanto menyampaikan bahwa tender Investasi tersebut dipastikan akan dilakukan Januari 2022 ini. “Persiapan ini kita undur hingga Januari,” ujarnya, Selasa (04/01/2022).

Danny mengatakan tim khusus Pemkot yang sudah dibentuknya untuk percepatan pembangunan mereka sudah berada di Jakarta. Mereka melakukan konsultasi bersama pemerintah pusat.

“Jadi teman-teman saat ini sedang di Jakarta semua untuk asistensi ini,” kata Danny.

Sebelumnya, Danny menjanjikan tender investasi akan digelar pada pekan kedua Desember ini. Pembangunannya pun dikatakan akan ditanggung penuh oleh investor, termasuk ketersediaan lahan PLTSa.

Ia juga mengklaim proyek tersebut cukup diminati. Di mana sudah ada sebanyak 106 investor yang berminat melakukan investasi.

Sementara itu, Sekretaris Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Kota Makassar Fasruddin Rusli menyoroti lambannya progres yang dilakukan pemerintah kota. Menurutnya, hal ini harus secepatnya dilakukan. Apalagi, kondisi TPA Tamangapa yang sudah mengkhawatirkan.

“Ini sudah melebihi kapasitas, sehingga saya lihat perlu pemerintah kota mempercepat,” tegas Danny.

Belakangan, kata dia, lahan warga juga mulai tertimbun sampah. Tetapi, tak kunjung ditangani pemerintah kota.

Legislator PPP ini mengatakan pemerintah perlu berkonsentrasi penuh di bulan 1 mendatang agar hal ini secepatnya terealisasi. Komisi C dipastikan akan mengawal hal ini di DLH hingga rampung.

“Kami akan pertanyakan ke BLHD untuk mempercepat proses tersebut, sehingga ini bisa secepatnya dibangun untuk mengurangi frekuensi sampah yang ada di Kota Makassar,” pungkasnya. (*)


BACA JUGA