Produktivitas Padi di Bontonompo Terancam Menurun, Ini Penyebabnya

Rabu, 13 April 2022 | 00:07 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Endra Sahar - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM — Sejumlah petani di Kecamatan Bontonompo Kabupaten Gowa mengeluh lantaran tanaman padi mereka terancam gagal panen tahun ini.

Dg Rate, salah seorang petani di Desa Bontolangkasa Kecamatan Bontonompo mengaku banyak kehilangan hasil akibat tanaman padinya terserang hama wereng.

pt-vale-indonesia

Dia mengatakan bahwa hampir semua petani di beberapa tempat di Bontonompo mengalami nasib yang sama dengan dirinya.

“Mungkin satu bulan ke depan saya sudah beli beras karena gabah yang saya peroleh dari hasil panen tahun ini jauh menurun. Bayangkan saja, dari tiga petak sawah yang saya miliki hasilnya hanya tujuh karung saja padahal biasanya paling sedikit 27 karung,” ujarnya.

Nasib miris lainnya juga dialami Dg Taba dan Dg Nanring. Kedua warga Kelurahan Tamallayang ini mengaku nyaris tak memperoleh hasil.

Menurut Dg Taba, ada satu petak sawahnya seluas 30 are mengalami gagal panen akibat tanaman padinya tak berisi karena serangan hama.

“Tanaman padi saya sih tumbuh tapi biji padinya tak berisi,” ujarnya.

Dikonfirmasi terkait keluhan para petani, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura Gowa, Sugeng Priyanto mengakui bahwa produktivitas padi di wilayah Kecamatan Bontonompo mengalami penurunan.

“Jadi sebenarnya bukan gagal panen, hanya saja produktivitas padi yang menurun,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (12/04/2022).

Dia mengatakan, penyebab menurunnya produktivitas padi ini disebabkan oleh faktor cuaca tahun ini. “Faktor cuaca tahun ini memang sangat berpengaruh,” tuturnya.

Pihaknya pun kata dia, sudah melakukan penyuluhan kepada para petani sebelum musim tanam dilakukan.

“Saya sendiri sering turun ke lapangan khususnya di Bontonompo, jadi betul yang dikatakan faktor cuaca tahun ini sangat berpengaruh,” tukasnya.(*)