Ketua DPRD Gowa, H. Rafiuddin

Soal Pemakaian Masker Dilonggarkan, Begini Tanggapan DPRD Gowa

Selasa, 24 Mei 2022 | 17:38 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Endra Sahar - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM — Presiden RI, Jowo Widodo baru-baru ini mengeluarkan keputusan kebijakan melonggarkan penggunaan masker di masyarakat.

Keputusan tersebut ditegaskan Jokowi dalam konferensi pers terkait penggunaan masker di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (17/05/2022) lalu.

pt-vale-indonesia

“Pemerintah memutuskan untuk kebijakan melonggarkan pemakaian masker,” kata Jokowi.

Seperti diketahui, Kabupaten Gowa sendiri memiliki Perda Wajib masker. Perda tersebut disahkan oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gowa sebagai upaya memutus mata rantai Covid-19.

Menanggapi adanya pelonggaran pemakaian masker di tengah berjalannya Perda Wajib masker di Gowa, Ketua DPRD Gowa, H. Rafiuddin angkat bicara.

Menurut dia, soal adanya keputusan Presiden Joko Widodo yang melonggarkan pemakaian masker, pihaknya tetap akan melaksanakan sesuai petunjuk dari pusat.

“Kalaupun pusat mencabut mengenai masker otomatis juga peraturan daerah yang ada di Kabupaten Gowa akan berakhir karena kita mengikuti perintah dari pimpinan lebih atas dari kita,” katanya.

Untuk Perda Wajib Masker di Gowa lanjut dia, akan tercabut dengan sendirinya jika pusat mengatakan berakhir.

“Perda Gowa Nomor 2 Tahun 2020 tentang Wajib Masker waktu lalu ketika sudah tidak dibutuhkan lagi oleh daerah akan tercabut dengan sendirinya,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bamperda) DPRD Kabupaten Gowa Anwar Usman mengatakan, dengan adanya statement dari kepala negara sudah dibolehkan membuka masker diruang terbuka maka secara otomatis juga akan berlaku di seluruh Indonesia.

Meski demikian, kata politisi dari Partai Perindo ini belum bisa mencabut Perda Nomor 2 Tentang Wajib Masker di Wilayah Kabupaten Gowa sebelum Covid-19 secara Nasional selesai.

“Salah satu pasal dalam Perda Masker, tertulis bahwa perda Masker ini akan cabut setelah secara nasional covid-19 dinyatakan selesai,” bebernya.

Sebelumnya Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan juga angkat bicara mengenai pelonggaran pemakaian masker.

Dia menilai bahwa keputusan tersebut bagus. Sebab menurutnya, kebijakan pelonggaran masker merupakan tanda bahwa Covid terkendali dan secara bertahap kehidupan kembali normal

“Bagus, itu merupakan tanda bahwa Covid terkendali dan secara bertahap kehidupan kembali normal,” ujarnya saat dikonfirmasi media belum lama ini.

Penggunaan masker di Kabupaten Gowa di masa pendemi Covid memang diwajibkan.

Kewajiban memakai masker itu kemudian di buat menjadi Perda oleh Pemkab Gowa.

Ditanyai terkait Perda Gowa Nomor 2 tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan dan Wajib Masker akan dicabut atau tidak, Adnan menjawab singkat bahwa peraturan akan menyesuaikan.

“Akan menyesuaikan,” pungkasnya.(*)


BACA JUGA