Tim Riset Unibos Gandeng Koperasi Holtikultura 45 Kembangkan Riset di Kawsan Puncak Ulu Ere’

Jumat, 30 September 2022 | 14:48 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Agung Eka - Gosulsel.com

BANTAENG, GOSULSEL.COM – Ulu Ere’ sebagai salah satu Kecamatan di Kabupaten Bantaeng merupakan primadona kawasan puncak Agrowisata di Sulsel. Di lokasi inilah Universitas Bosowa (Unibos) melalui tim program riset keilmuan bekerjasama dengan koperasi Hortikultura “45” di Desa Bonto Marannu melakukan riset.

Tim ini diketuai oleh Zulkifli Maulana. Ia beserta Tim Prof Andi Muhibuddin dengan melibatkan 5 orang mahasiswa. Adapun topik riset ialah “Pengembangan Teknologi Produksi Benih Kentang di Dataran Medium untuk Mendukung Swasembada Benih Nasional”.

Kegiatan ini dilakukan terkait dengan kebijakan di bidang pendidikan tinggi melalui program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM). Riset mandiri dosen ini didesain untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam mengidentifikasi permasalahan, merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran untuk menghasilkan sebuah produk dengan cara ilmiah yang tepat melalui kegiatan bersama mitra dan dosen.

Mahasiswa akan terlibat dalam tahapan penelitian pengembangan produk-produk inovasi teknologi pertanian dan mengikuti pelatihan/ pendampingan. Dengan tujuan yaitu penelitian mahasiswa diharapkan dapat ditingkatkan secara kualitas maupun kuantitas selama masa riset berlangsung.

Dengan begitu, pihaknya bisa memperoleh hasil penelitian dengan luaran yang lebih optimal, dan mahasiswa mendapatkan kompetensi penelitian melalui pembimbingan langsung oleh peneliti/dosen. Juga meningkatkan ekosistem dan kualitas riset dengan memberikan sumber daya peneliti dan regenerasi peneliti sejak dini.

Zulkifli Maulana, MP menuturkan keterlibatan mahasiswa di Kanal mitra Koperasi Hortikultura “45” selama terlibat dalam proses riset lebih fokus membantu dan mendampingi pengelolaan usaha koperasi hortikutura, mendampingi dan membimbing dalam mengajukan rancangan renca kerja. Serta rancangan rencana anggaran pendapatan dan belanja koperasi, membimbing dalam penyelenggaraan rapat anggota

“Dan mendampingi dan membimbing dalam mengajukan laporan keuangan dan pertanggung jawaban pelaksanaan tugas,” tuturnya.

Mahasiswa Unibos yang terlibat juga menyebutkan mereka terlibat dalam pendampingan terhadap tanggung jawab terhadap segala kegiatan pengelolaan koperasi. Juga membina hubungan antara pengelola usaha dengan pengurus koperasi merupakan hubungan kerja atas dasar perikatan.

“Dan dan tanggung jawab terhadap pengelolaan kepada pengurus koperasi lainnya,” tutup mahasiswa Unibos. (*)

Tags:

BACA JUGA