Longsor yang terjadi di perbatasan Kecamatan Parangloe-Tinggimoncong, Gowa pada pukul 17.00 Wita sore tadi, Rabu (16/11/2022)/ Ist

Longsor di Perbatasan Parangloe-Tinggimoncong, 1 Orang Dikabarkan Meninggal Dunia

Rabu, 16 November 2022 | 21:30 Wita - Editor: Andi Nita Purnama - Reporter: Endra Sahar - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM — Peristiwa longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Gowa. Kali ini, peristiwa longsor itu terjadi di perbatasan Kecamatan Parangloe-Tinggimoncong.

Peristiwa longsor diperkirakan terjadi pada pukul 17.00 Wita sore tadi, Rabu (16/11/2022).

Dalam peristiwa tersebut, dikabarkan satu orang meninggal dunia akibat mobil yang dikendarai terkena longsoran material sehingga terbawa kedalam jurang.

Informasi yang diperoleh, korban saat itu mengendarai sebuah mobil Avanza berwarna putih. Tiba-tiba longsor datang dan menyeret mobil yang dikendarainya.

Salah seorang warga yang dekat dengan lokasi kejadian membenarkan adanya peristiwa longsor tersebut.

“Iya longsor di Lebong, perbatasan antara Kecamatan Parangloe dengan Tinggimoncong baru-baru ini,” ujarnya tanpa ingin disebutkan namanya.

Peristiwa longsor ini terjadi karena diduga hujan lebat disertai angin yang terjadi di wilayah tersebut. Peristiwa longsor juga menutupi badan jalan mengarah ke Kota Malino.

Akibatnya, jalan tersebut tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua.

Hal itu diungkapkan oleh seseorang yang melalui video yang beredar di media sosial WhatsApp.

“Tidak bisa lewat orang karena longsor Ki. Yang mau lewat di jalan perbatasan Parangloe-Tinggimoncong di tangguhkan dulu karena tidak bisa lewat mobil ,” ujar seorang pria dalam rekaman video yang beredar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pemerintah maupun kepolisian terkait peristiwa longsor yang terjadi.(*)

Tags:

BACA JUGA