Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (Mentan SYL) melakukan panen padi di Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Sabtu (08/10/2022)/Humas Kementan

Januari – November 2022, Ekspor Pertanian Sudah Naik 12,44 Persen

Kamis, 15 Desember 2022 | 14:58 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

JAKARTA, GOSULSEL.COM — Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor pertanian pada Januari-November 2022 mencapai US$4,32 Miliar. Dengan perolehan tersebut, ekspor pertanian meningkat 12,44 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu (year-on-year/y-o-y).

Deputi Bidang Statistik dan Produksi BPS, M Habibullah mengatakan sektor pertanian secara kumulatif memiliki nilai share sebesar 1,61 persen dari total kumulatif ekspor nonmigas.

“Ekspor nonmigas selama Januari – November 2022 mencapai US$253,61 Miliar,” ungkapnya dalam konferensi pers di Kantor BPS, Jakarta, 15 Desember 2022.

Ekspor nonmigas menyumbang 94,57% dari total ekspor Indonesia pada periode Januari – November 2022. Total ekspor Indonesia pada periode tersebut mencapai US$268,18 Miliar. Secara keseluruhan, semua sektor mengalami peningkatan. Sektor migas meningkat 30,31%, sektor industri pengolahan 18,59%, serta sektor tambang dan lainnya 74,15%.

Kepala Biro Humas dan Informasi Publik Kementan, Kuntoro Boga Andri mengatakan bahwa peningkatan ekspor sudah sejalan dengan program yang dijalankan Kementan dibawah arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo. Salah satunya mendorong ekspor hortikultura, tanaman pangan dan produk olahan.

“Kementan terus berkomitmen untuk meningkatkan ekspor Indonesia melalui sektor pertanian. Hal ini sejalan dengan berbagai program dibawah arahan Pak Menteri (SYL),” jelasnya.(*)


BACA JUGA