Tahun 2023, Produksi Nikel Vale Indonesia Meningkat 70.728 Ton

Selasa, 30 Januari 2024 | 22:39 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

JAKARTA, GOSULSEL.COM – Emiten pertambangan nikel, PT Vale Indonesia Tbk. (INCO) melaporkan capaian produksi nikel dalam matte 70.728 ton pada 2023. Volume itu meningkat dibandingkan dengan periode 2021-2022.

Presiden Direktur Vale Indonesia, Febriany Eddy menyampaikan INCO mengumumkan pencapaian produksinya sebesar 70.728 metrik ton pada 2023, naik 18% dari realisasi pada 2022 sejumlah 60.090 ton.

“Kami sangat bersyukur dengan pencapaian ini. Meskipun menghadapi berbagai tantangan di sepanjang tahun, kami berhasil melampaui target produksi untuk tahun 2023. Ini tentu saja merupakan bukti dari dedikasi, komitmen, dan semangat kolaborasi yang tinggi dari seluruh karyawan di Perseroan,” ujar Febriany, Senin (29/01/2024).

Produksi nikel INCO pada kuartal IV/2023 mencapai 19.084 ton nikel dalam matte, atau sekitar 6% dan 18% lebih tinggi dibandingkan dengan volume produksi yang dicatat masing-masing pada kuartal III/2023 sebesar 17.953 ton dan kuartal IV/2022 sebesar 16.183 ton.

Menurut Febriany, kenaikan produksi nike INCO merupakan hasil dari strategi pemeliharaan yang efektif serta peningkatan kinerja di area tambang dan pabrik sepanjang tahun, yang mendorong produksi lebih tinggi dari triwulan ke triwulan pada tahun 2023.

Berdasarkan catatan Bisnis, produksi INCO pada 2023 menjadi yang tertinggi dalam 2 tahun terakhir, yakni 2022 sebanyak 60.090 ton dan 2021 sejumlah 65.388 ton. Pada 2020, produksi nikel INCO mencapai 72.237 ton.(*)


BACA JUGA