Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan bersama Kepala Bappeda Gowa, Sujjadan sesaat setelah meraih Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2024 sebagai Kabupaten Terbaik III Nasional pada Musrenbangnas Tahun 2024 yang berlangsung di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Senin (06/05/2024)

Gowa Raih Kabupaten Terbaik III Nasional PPD Tahun 2024

Senin, 06 Mei 2024 | 16:31 Wita - Editor: Dilla Bahar - Reporter: Endra Sahar - Gosulsel.com

GOWA, GOSULSEL.COM — Kabupaten Gowa berhasil meraih Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2024 sebagai Kabupaten Terbaik III Nasional atas inovasi Produktivitas Simultan (Proksi) Rumah Produktif dan Gowa merupakan satu-satunya kabupaten di Provinsi Sulawesi Selatan yang meraih penghargaan ini.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo kepada Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan pada Musyawarah Rencana Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Tahun 2024 yang berlangsung di Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Senin (06/05/2024).

pt-vale-indonesia

Atas penghargaan ini, Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan mengatakan penghargaan tersebut berkat kerja keras dan kolaborasi seluruh pihak yang ada, khususnya seluruh jajaran Bappeda sehingga Gowa mampu meraih Terbaik III Nasional PPD 2024 Kategori Kabupaten, dari 416 kabupaten di Indonesia.

“Alhamdulillah hari ini Kabupaten Gowa mendapatkan Terbaik III Nasional Penghargaan Pembangunan Daerah dari 416 Kabupaten di seluruh Indonesia. Tentu ini merupakan sebuah capaian yang luar biasa berkat kerja keras seluruh pihak,” ungkapnya.

Keberhasilan pembangunan ini kata Adnan, dibangun melalui kolaborasi seluruh elemen di daerah termasuk masyarakat sebagai kunci utama gerak pembangunan. Melalui penghargaan ini semoga dapat memotivasi para perencana di daerah untuk menyusun perencanaan yang lebih berkualitas, terukur dan inovatif yang berdampak baik terhadap kesejahteraan masyarakat.

“Semoga ini terus dipertahankan bahkan ditingkatkan, target kita kedepan jika tahun lalu peringkat keempat, tahun ini masuk peringkat ketiga, Insya Allah tahun depan bisa naik peringkat kedua bahkan pertama dari 416 kabupaten se-Indonesia,” harap orang nomor satu di Gowa ini.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Gowa, Sujjadan juga merasakan hal yang sama. Menurutnya prestasi ini lahir dari arahan Bupati Gowa dan Wakil Bupati Gowa yang selalu menekankan kolaborasi dan sinergitas dari stakeholder pembangunan.

“Alhamdulillah Gowa berhasil menjadi peringkat 3 terbaik Penghargaan Pembangunan Daerah dari 416 kabupaten se-Indonesia dan satu-satunya dari luar pulau Jawa yang bisa masuk dalam 3 besar. Penghargaan ini adalah apresiasi atas upaya Pemerintah Kabupaten Gowa dalam menghadirkan perencanaan yang sinkron antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah untuk fokus, tepat sasaran dan strategis bagi kesejahteraan masyarakat,” sebutnya.

Sementara itu Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo usai memberikan penghargaan mengatakan, dalam menyusun perencanaan pembangunan, keberlanjutan program sangat penting dalam menunjang keberhasilan pembangunan, termasuk pemerintah daerah harus menyinkronkan program dengan pemerintah pusat sehingga mampu berjalan beriringan dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat.

“Programnya harus berkelanjutan, harus inline atau harus seirama, jangan sampai pusat ke kanan daerah ke kiri. Misalnya pusat ingin meningkatkan produksi pangan tapi daerah malah konversi sawah menjadi properti itu tidak sinkron namanya, kemudian program harus berorientasi hasil, sehingga harus fokus dan jelas mana yang skala prioritas, jangan sampai anggaran dipakai untuk rapat dan studi banding yang kebanyakan,” jelasnya.

Tak hanya itu, dirinya menegaskan program juga harus tepat sasaran dan strategis, dimana APBN maupun APBD harus digunakan sebagaimana mestinya.

“Artinya APBD, APBN manfaatnya kelihatan dan tepat sasaran. Jangan sampai ada anggaran untuk stunting atau Puskesmas, tapi Puskesmas gunakan untuk pembangunan pagar Puskesmas, ini tidak ada hubungannya,” tegasnya.

Olehnya ia berharap Musrenbangnas ini bisa menjadi penyambung agenda pembangunan, pusat, provinsi, kabupaten dan kota agar seluruh program yang direncanakan tepat sasaran dan hasilnya betul-betul dirasakan oleh rakyat.(*)