#TRENDING
Agen BRILink, Elismawati (42) saat melayani nasabahnya di outlet miliknya di Desa Tanah Lemo, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Kamis (11/6/2026)/FOTO: AGUNG EKA-GOSULSEL

Perjuangan Elismawati, Agen BRILink di Bulukumba Bantu Masyarakat Pesisir Melek Transaksi Digital

Monday, 15 June 2026 | 22:08 Wita - Editor: Agung Eka -

BACA JUGA

BULUKUMBA, GOSULSEL.COM – Dari pesisir Kabupaten Bulukumba, Elismawati (42) telah menjadi pahlawan literasi keuangan bagi masyarakat sekitar.

Elis–begitu sapaan akrabnya punya tugas itu sebagai agen BRILink di Desa Tanah Lemo, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan.

Agen BRILink sendiri merupakan perpanjangan tangan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI) untuk melayani transaksi keuangan masyarakat.

PT-Vale

Memulai perjalanannya pada bulan Februari 2023, Elis menemui berbagai tantangan selama edukasi literasi keuangan. Salah satunya membantu menghilangkan rasa khawatir mereka soal penipuan digital.

“Tantangannya itu, minimnya tingkat literasi keuangan digital dan tingginya rasa ketakutan terhadap risiko penipuan,” ujar Elis, Senin (15/06/2026).

Masyarakat Bonto Bahari, menurut Elis, masih mengandalkan transaksi konvensional. Padahal, dalam berbagai kebutuhan, perlu dilakukan pembayaran secara digital.

Selain itu, transaksi digital mendorong efisiensi waktu. Sehingga, masyarakat bisa fokus mengejarkan hal lain, seperti membangun kapal Pinisi yang merupakan mayoritas pekerjaan di sana.

“Jadi saya terus mengedukasi masyarakat. Biasanya edukasi dlakukan ketika nasbah melakukan transaksi di agen saya,” lanjut Elis.

Edukasi lain juga diberikan, semisal saldo minimal ATM, limit transaksi, hingga biaya admin saat transfer ke sesama bank atau ke bank lain.

Hal tersebut perlu dipahami masyarakat Bonto Bahari sebab mereka hanya tahu tarik tunai dan transfer. Kedua layanan ini juga paling tinggi dimanfaatkan di agen Elis.

“Paling banyak memang layanan transfer dan tarik tunai,” ucapnya.

Agen BRILink, Elismawati (42) saat melayani nasabahnya di outlet miliknya di Desa Tanah Lemo, Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan, Kamis (11/6/2026)/FOTO: AGUNG EKA-GOSULSEL

Perjuangan Elis membawanya menjadi salah satu agen BRILink tersukses di Kabupaten Bulukumba. Kinerjanya didukung lokasi outletnya yang strategis dan percepatan layanan kepada masyarakat.

Volume transaksi pada bulan Mei 2026 mencapai 1.487 TRX. Omzetnya pun tembus Rp3 Miliar setiap bulannya.

“Prosesnya yang cepat tanpa harus mengantri panjang, dan fleksibilitas waktu operasional yang sering kali buka hingga malam hari,” jelas Elis.

Agen BRILink milik Elis terus melayani masyarakat, mulai dari setor atau tarik tunai, bayar cicilan, beli pulsa, bayar tagihan listrik hingga telepon, bayar iuran BPJS, dan top up dompet elektronik, serta BRIzzi.

Salah satu nasabahnya, Lina Amriani mengaku sudah terbiasa transaksi secara digital berkat edukasi dari Elis sebagai agen BRILink.

Transaksi digital tersebut dilakukan melalui BRImo, platform layanan perbankan dari BRI. Biasanya untuk transfer atau pembeli barang via toko daring atau e-commerce.

“Kalau malam biasanya sudah tidak bisa ke outlet, jadi cukup di BRImo saja,” katanya.

Lebih lanjut, dia mengaku dulunya masih ragu memanfaatkan BRImo. Apalagi, dirinya sering mendengar penipuan transfer yang dilakukan sejumlah oknum di Bulukumba.

Kini, Lina lebih sering transaksi digital daripada harus ke bank. Dia hanya mengunjungi agen BRILink milik Elis untuk setor tunai.

“Karena kalau setor tunai memang harus ke agen. Bank disini jauh,” tutupnya.

Kehadiran agen BRILink menjadi bagian dari strategi BRI memperluas akses keuangan. Tanpa harus ke bank, nasabah bisa berkunjung ke outlet agen untuk memanfaatkan layanan perbankan.

Dengan agen BRILink, BRI sebagai bank terbesar milik negara menegaskan perannya meningkatkan literasi keuangan masyarakat di seluruh Indonesia.

BRI Regional 15 Makassar mencatatkan 71.255 agen yang tersebar di Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, dan Ambon dengan jumlah transaksi sebesar 130 juta, hingga Desember 2025.

Regional Mikro Banking Head BRI Region 15 Makassar, Iwan Suprianto menyampaikan bahwa agen BRILink hadir memudahkan nasabah memanfaatkan layanan keuangan tanpa harus ke kantor cabang.

Dengan jumlah agen BRILink yang terus bertambah, masyarakat tidak sulit menemukannya di berbagai daerah seperti di Kabupaten Bulukumba.

“Agen BRILink adalah perpanjangan tangan kami di daerah. Ini upaya kami untuk memperluas akses di tempat-tempat yang tidak ada kantor konvensionalnya,” ucapnya.

Regional Mikro Banking Head BRI Region 15 Makassar, Iwan Suprianto/FOTO: AGUNG EKA-GOSULSEL

Di Agen BRILink, nasabah juga dapat mengajukan Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pengembangan bisnis. “Proses kredit bisa dilakukan di sana,” lanjut Iwan.

Iwan menyampaikan bahwa BRI khususnya di Region 15 Makassar bakal menambah jumlah agen di beberapa daerah ‘blank spot’ atau yang belum tersentuh akses keuangan BRI. Pendaftaran terus dibuka bagi masyarakat atau nasabah yang berminat dalam program tersebut.

“Kita akan terus monitor yang mengajukan, di daerah mana saja mereka. Kalau daerahnya di sana belum ada (BRILink), tentu kita akan lihat,” tandasnya. (*)


Tags: