#TRENDING
FOTO: humas.gowakab.go.id

Pengukuhan Bunda Guru, Perkuat Sinergi PGRI dan Pemerintah Majukan Pendidikan Gowa

Sunday, 21 June 2026 | 01:43 Wita - Editor: A Nita Purnama -

BACA JUGA

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Upaya memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Gowa terus dilakukan. Salah satunya melalui pengukuhan Andi Tenri Indah sebagai Bunda Guru PGRI Kabupaten Gowa yang berlangsung di Hotel Golden Tulip Makassar, Sabtu (20/6/2026).

Pengukuhan ini menjadi momen bersejarah karena merupakan yang pertama kali dilaksanakan di Sulawesi Selatan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin, Wakil Ketua DPRD Gowa Hasrul Abdul Rajab, Sekretaris PGRI Sulawesi Selatan Dr Abdi, Ketua PGRI Kabupaten Gowa H. Sappe Mangiriang, jajaran pemerintah daerah, pengurus PGRI, kepala sekolah, serta para guru.

Wakil Bupati Gowa Darmawangsyah Muin menyampaikan apresiasinya atas penunjukan Andi Tenri Indah sebagai Bunda Guru PGRI Kabupaten Gowa. Menurutnya, figur Ketua Komisi E DPRD Sulawesi Selatan tersebut memiliki komitmen yang kuat terhadap kemajuan pendidikan dan perjuangan kesejahteraan guru.

PT-Vale

Ia menilai kehadiran Bunda Guru dapat menjadi energi baru dalam memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah, organisasi profesi guru, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan untuk mendorong peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Gowa.

Menurut Darmawangsyah, pembangunan sektor pendidikan tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak, termasuk PGRI dan Bunda Guru yang telah dikukuhkan.

“Saya bangga dengan dedikasi Ibu Andi Tenri Indah dalam memperjuangkan kepentingan guru, termasuk saat mengawal berbagai persoalan guru di Kabupaten Luwu Utara. Semoga amanah ini dapat dijalankan dengan baik untuk kemajuan dunia pendidikan,” jelas Darmawangsyah.

Pada kesempatan tersebut, ia juga memberikan dukungan kepada kontingen PGRI Kabupaten Gowa yang akan mengikuti Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porseni) PGRI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Sidrap. Ia berharap para peserta mampu mengharumkan nama daerah melalui prestasi terbaik.

Sementara itu, Andi Tenri Indah mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya sebagai Bunda Guru Kabupaten Gowa. Ia berkomitmen menjalankan amanah tersebut dengan penuh tanggung jawab demi mendukung perjuangan para tenaga pendidik.

“Ini adalah sebuah kepercayaan yang sangat besar bagi saya. Amanah ini akan saya jalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi, dan komitmen untuk terus membersamai perjuangan para guru,” ungkap Andi Tenri Indah.

Menurutnya, peran guru sangat penting karena tidak hanya bertugas menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak generasi penerus bangsa.

“Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Mereka mengabdikan diri dengan penuh kesabaran dan keikhlasan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Dari tangan para gurulah lahir generasi yang cerdas dan berkarakter,” jelas Andi Tenri Indah.

Ia juga menyoroti tantangan dunia pendidikan di era perkembangan teknologi yang semakin pesat. Karena itu, guru dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan dan profesionalismenya. Di sisi lain, kesejahteraan serta perlindungan profesi guru juga perlu menjadi perhatian bersama.

“Guru berhak mendapatkan kesejahteraan, perlindungan, dan kenyamanan dalam bekerja. Jika hak-hak mereka terpenuhi, saya yakin para guru akan semakin optimal dalam mendidik generasi bangsa,” tegas Andi Tenri Indah.

Sekretaris PGRI Sulawesi Selatan, Dr Abdi, menyebut pengukuhan Bunda Guru Kabupaten Gowa sebagai tonggak penting dalam perjalanan organisasi. Ia menjelaskan bahwa penetapan Bunda Guru dilakukan melalui proses pertimbangan yang matang dan sesuai dengan kriteria organisasi.

“Kabupaten Gowa menjadi daerah pertama di Sulawesi Selatan yang mengukuhkan Bunda Guru PGRI. Ibu Andi Tenri Indah dipilih karena memiliki rekam jejak yang baik dalam memperjuangkan hak-hak guru dan memiliki kedekatan dengan dunia pendidikan,” jelas Abdi.

Ketua PGRI Kabupaten Gowa, H. Sappe Mangiriang, juga menegaskan bahwa penunjukan Andi Tenri Indah didasarkan pada komitmen dan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam memperjuangkan aspirasi para guru di Sulawesi Selatan.

Menurutnya, keterlibatan aktif Andi Tenri Indah dalam mendampingi berbagai persoalan tenaga pendidik menjadi salah satu alasan kuat yang melatarbelakangi pengukuhan tersebut.

“Kami melihat Ibu Andi Tenri Indah memiliki kepedulian nyata terhadap guru. Beliau tidak hanya hadir dalam kegiatan seremonial, tetapi juga aktif memperjuangkan kepentingan para tenaga pendidik. Karena itu, kami yakin beliau layak menjadi Bunda Guru Kabupaten Gowa,” jelas Sappe.

Dalam kesempatan yang sama, Sappe turut memaparkan sejumlah agenda strategis PGRI Kabupaten Gowa. Selain berpartisipasi pada Porseni PGRI tingkat Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Sidrap, PGRI Gowa juga menargetkan pembangunan Gedung PGRI Kabupaten Gowa yang rencananya ditandai dengan peletakan batu pertama pada 25 November 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Guru Nasional.

Ia berharap kehadiran Bunda Guru Kabupaten Gowa dapat menjadi motivasi bagi para tenaga pendidik sekaligus memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam mewujudkan pendidikan yang semakin berkualitas di Kabupaten Gowa. (*)