PANEN PADI - Seorang Petani memisahkan gabah menggunakan alat tradisional saat panen di area persawahan Hertasning, Makassar (21/3/2016).

‎Sektor Pertanian Penentu Kemiskinan & Pengangguran di Sulsel

Kamis, 21 April 2016 | 18:17 Wita - Editor: Syamsuddin - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

Makassar, Gosulsel.com – Sebagai daerah yang dikenal sebagai salah satu lumbung pangan Indonesia, sektor pertanian memiliki peranan penting bagi Sulawesi Selatan. Jumlah pengangguran dan masyarakat miskin, sangat besar dipengaruhi oleh perkembangan sektor ini.

Dimana produk domestik regional bruto (PDRB) perkapita Sulsel 2015 yang mencapai Rp40,1 juta pertahun, 23 persen disumbang dari sektor pertanian, kehutanan dan perikanan. Sehingga, peningkatan angka kemiskinan dan pengangguran dipengaruhi oleh sektor ini.

Kepala BPS Sulsel, Nursam Salam mengatakan dari beberapa faktor yang mempengaruhi pertambahan angka kemiskinan yang sebesar 10,12 persen atau 864 ribu jiwa. Salah satunya adalah proses mekanisasi di sektor pertanian yang menghilangkan tenaga kerja konvensional.

“Di Sulsel sebanyak 41,7 persen atau 1,45 juta orang bekerja di sektor pertanian. Dimana dalam beberapa bulan terakhir tingkat partisipasi angkatan kerja (TPAK) mengalami penurunan,” kata Nursam, melalui data yang dibagikannya saat Sosialisasi Sensus Ekonomi, Kamis (21/4/2016).

Produk pertanian juga menjadi penyebab inflasi di tahun lalu, seperti beras dan cabe rawit yang mendorong inflasi 4,48 persen. Sementara produk yang bisa mengerem laju inflasi hanya cabe merah.

Halaman:

BACA JUGA