Ajak Selebgram Makassar ACT dan FTI UMI launching #FTIUMIKEREN Sharing is Caring

Selasa, 12 Maret 2019 | 14:42 Wita - Editor: Irwan AR - Reporter: Junaid - Gosulsel.com

MAKASSAR, GOSULSEL.COM – Bersama Aksi Cepat Tanggap (ACT) Provinsi Sulawesi Selatan, Fakultas Teknologi Industri (FTI) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar launching tagline #FTIUMIKEREN Sharing is Caring. Selain itu juga juga dirangkai dengan penandatangan Memorandum of Agreement (MoA) antara FTI UMI dan ACT Sulsel, Senin (11/3/2019)

Wakil Rektor III UMI Prof.H Laode Husein dalam sambutannya memberi dukungan penuh kepada Fakultas FTI UMI yang semakin inovatif dalam berkarya.

“Menurut saya apa yang telah dilakukan oleh FT-UMI adalah suatu sikap yang luar biasa karena tanggap dalam membaca tanda-tanda kebesaran Allah dengan merespon secara cerdas apa yang terjadi disekitar dituangkan menjadi sebuah karya dengan tagline #FTIUMIKEREN Sharing is Caring,” ujarnya Prof Laode.

Hal senada juga disampaikan oleh Dekan FTI UMI, H. Zakir Sabara H Wata. Menurutnya, apa yang dilakukannya adalah buah kerja bersama sivitas akademika FTI UMI. Zakir menambahkan, tagline #FTIUMIKEREN Sharing is Caring merupakan visi baru FTI UMI yang kekinian sehingga dapat melahirkan generasi yang maju dan bermartabat.

“Makna sesungguhnya dari Tagline #FTIUMIKEREN Sharing is Caring adalah kami ingin menghasilkan lulusan yang maju dan bermartabat. Sebenarnya lahirnya tagline #FTIUMIKEREN Sharing is Caring ini salah satu inspirasi awalnya dari ACT. Sejak peristiwa lombok kami mengenal ACT melalui aksinya dalam membantu korban bencana gempa,” ujarnya.

Dijelaskannya lagi, dari peristiwa tersebut, seluruh hewan qurban dari FTI UMI disalurkan ke Global Qurban ACT untuk disalurkan di Lombok. Selainnitu tsunami & Gempa di Palu, banjir di Maros, Gowa, dan Jeneponto, FTI UMI juga turun langsung saling bahu membahu.

Lanjutnya, visi besar dari tagline yang diluncurkan tersebut adalah untuk melahirkan generasi-generasi yang paham soal-soal kemanusiaan, yang terbiasa mengabdi pada kemanusiaan, dan yang ingin bergerak untuk kemanusiaan. Karena hakekat tertinggi dari pendidikan adalah mengabdi untuk Kemanusiaan.

“Bagaimana mereka selama berkuliah di FTI UMI mau berbagi dan peduli sekecil apapun itu. Sehingga pada suatu saat nanti ketika mereka menjadi pemimpin, mereka tidak korup, karena mereka mau peduli dan berbagi kepada orang yang berada dibawah, dan itulah sesungguhnya pendidikan karakter,” lanjutnya.

Sementara itu, ACT yang diwakili oleh Syahrul Mubaraq selaku Senior Leader Manager Indonesia Region 2 mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh FTI UMI ini merupakan visi yang luar biasa. Menurutnya, kerjasama tersebut akan mempermudah penanganan dan penyaluran bantuan untuk masyarakat yang membutuhkan.

“Karena kami yakin persoalan kemanusiaan yang ada di Indonesia bahkan dunia saat ini, tidak hanya bisa selesai dengan satu tangan, akan tetapi butuh banyak tangan. Dan semoga apa yang telah dilakukan oleh FTI UMI ini menjadi motivasi bagi kampus lainnya untuk melakukan kolaborasi kemanusiaan bersama ACT. InsyaaAllah semoga dengan hadirnya tagline #FTIUMIKEREN Sharing is Caring ini dapat menghadirkan generasi pemimpin bangsa yang melayani rakyatnya karena paham akan nilai-nilai kemanusiaan,” ucapnya.

Memorandum of Agreement (MoA) tersebut akan berlaku selama 1 tahun pada periode 2019 – 2020. Sebagai informasi, saat ini ACT sedang mencanangkan program kapal kemanusiaan palestina Jilid 2 yang mana pada tahun sebelumnya telah dilayarkan beras sejumlah 2000 ton melalui program kapal kemanusiaan palestina Jilid 1.

“Bagi warga Sulawesi Selatan yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut tentang dunia kemanusiaan, dapat mengunjungi kantor kami di Jl. Sultan Alauddin Plaza Ruko BB No.11 Makassar atau dapat juga menghubungi layanan careline 0411 898 6113,” tambahnya.

Acara yang digelar d Auditorium Al Jibra Kampus 2 UMI Makassar ini dihadiri oleh civitas akademika UMI dan jajaran manajemen Aksi Cepat Tanggap Sulawesi Selatan juga dimeriahkan oleh komedian makassar seperti Bassi Toayya, Tumming Abu, Syukri Al Gazali, Doyok Djarot, Rere Art2Tonic, dan pemutaran perdana film Terlambat, berlangsung ramai dan lancar.


BACA JUGA