Dr. Syamsu Rizal, M.Si, Wakil Wali Kota Makassar periode 2014-2019 menjadi narasumber pada Seminar Nasional Educare di Hotel Lynt, Makassar, Minggu (16/2/2020)

Seminar Nasional Educare, Deng Ical: Selain Faktor Kompetensi, Soft Skill Juga Penting

Minggu, 16 Februari 2020 | 18:15 Wita - Editor: Andi Nita Purnama -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Seminar Nasional Educare dengan tema “Tantangan Tenaga Kesehatan di Era Revolusi 4.0” kembali diselenggarakan di Hotel Lynt, Makassar, Minggu (16/2/2020).

Educare kali ini mendatangkan narasumber Yulia Yusrini Jabir, S.Si, Apt.MsC.,PhD (Praktisi dan Dosen Farmasi Unhas) yang merupakan lulusan doktoral farmasi Australia bersama Dr. Syamsu Rizal, M.Si, Wakil Wali Kota Makassar periode 2014-2019.

Yulia Yusrini menekankan pentingnya mengembangkan kompetensi dengan mencari sekolah yang mumpuni.

“Tak ada lagi tawaran untuk kita di masa depan, bahwa kita harus bersaing dalam kompetensi, maka salah satunya adalah dengan mengupgrade ilmu kita dan salah satunya adalah dengan berusaha memperoleh pendidikan luar negeri. Tutur Yulia yang saat ini aktif sebagai Praktisi Farmasi alumni Australia.

Sedangkan Deng Ical menekankan mahasiswa untuk bekerja sesuai minat, dan mencitrakan diri berdasarkan kompetensi.

“Jadi di era sekarang ini memang luar biasa percepatan keilmuan tanpa terkecuali, dan salah satunya adalah tenaga kesehatan. Maka yang harus kita lakukan adalah mulai dari sekarang mencari citra diri kalian semua sesuai dengan passion kita,” tutur Deng Ical.

Selain itu, Deng Ical juga menekankan pentingnya mahasiswa untuk terbuka dalam segala hal, termasuk pengembangan keilmuan dengan mencari mentor yang tepat, tidak terbatas hanya melalui prestasi akademik di kelas.

“Selain tantangan akan kompetensi maka yang harus dilakukan oleh anak-anak jaman sekarang adalah memulai untuk terbuka dalam segala hal keilmuan dan memilih mentor atau partner sering yang mendukung masa depannya. Karena sebenarnya faktor sukses kita bukan lagi terbatas pada angka-angka IPK yang kita peroleh di kampus namun yang lebih luas lagi adalah bagaimana kita mengembangkan skill dan citra pribadi kita terhadap orang lain atau biasa disebut meaningnya kita,” tutup Deng Ical.(*)

pt-vale-indonesia


BACA JUGA