Dinas Kebudayaan Matangkan Peringatan Hari Kebudayaan Makassar

Jumat, 21 Februari 2020 | 14:36 Wita - Editor: Dilla Bahar -

MAKASSAR, GOSULSEL.COM — Dinas Kebudayaan Kota Makassar menyambangi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia (RI), Jumat (21/2/2020). Kedatangannya tersebut untuk mematangkan persiapan peringatan Hari Kebudayaan pada 1 April nanti.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Penerapan Budaya dan Kesenian Dinas Kebudayaan Kota Makassar, Andi Herfidha Attas. Ia menjelaskan, bahwa tujuan dari kunjungan tersebut ialah membahas persiapan acara tersebut. 

pt-vale-indonesia

“Di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kami diterima oleh ibu Sesdirjen, sementara di Kementerian Pariwisata dan Ekraf diterima oleh Direktur Pengembangan Wisata Alam dan Buatan. Selain itu, kami juga berkordinasi dengan Dinas Pariwisata Kota Makassar untuk mematangkan event ini,” ungkapnya. 

Dalam pembahasannya dengan pihak Kemendikbud, ia pun memaparkan konsep yang bakal diusung untuk Hari Kebudayaan. Termasuk rincian kegiatan dengan melibatkan seluruh entitas masyarakat seperti sekolah, pelaku usaha, pengrajin, dan komunitas. 

Ia pun juga mengaku telah mendapat dukungan dari pihak Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) untuk menggelar acara tersebut. 

“Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari Gubernur Sulsel yang akan mengundang kepala daerah se-Sulsel pada peringatan Hari Kebudayaan Kota Makassar,” jelasnya. 

Rencananya, peringatan Hari Kebudayaan ini akan berlangsung selama lima hari yakni 1 sampai 5 April 2020. Untuk hari pertama akan digelar Upacara Hari Kebudayaan. Pihak Dinas Kebudayaan akan melibatkan sekolah, kantor pemerintah, dan swasta, termasuk pusat niaga agar menggunakan identitas budaya, seperti pakaian adat, bukan hanya Bugis Makassar, tetapi pakaian adat dari seluruh nusantara. Wisatawan mancanegara juga pun diharapkan terlibat pada event ini dengan mengenakan pakaian adatnya. 

Sementara itu, sejumlah rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan pada hari pertama yakni Upacara Hari Kebudayaan, Makassar Ethnic Carnaval, Traditional Cullinary Festival. Di hari ke dua bakal digelar Makassar Culture Night, Focus Group Discussion, dan Traditional Culinary Festival. Untuk hari ketiga, Focus Group Discussion serta Traditional Cullinary Festival. Selanjutnya, hari keempat kembali berlangsung Traditonal Cullinary Festival. 

Di hari terakhir, akan dihelat Makassar Ethnic RUN serta Traditional Culinary Festival. Keunikan Makassar Ethnic RUN terletak pada kostum lari yang dikenakan peserta. Mereka diwajibkan mengenakan pakaian dengan ciri khas etnik tertentu.(*)

Reporter: Agung Eka


BACA JUGA