Bangunan posko yang terletak di Pulau Sanrobengi. Posko ini roboh ketika para warga menyaksikan lomba balap jolloro' dalam Festival Sanrobengi. (Foto: Andi Dahrul Mahfud/GoSulsel.com)
#

Posko Pulau Sanrobengi Roboh, 3 Penonton Festival Sandrobengi Jadi Korban

Sabtu, 31 Oktober 2015 | 13:05 Wita - Editor: Nilam Indahsari - Reporter: Andi Dahrul Mahfud - GoSulsel.com

Takalar, GoSulsel.com – Kegaduhan terjadi saat pertunjukan lomba balap jolloro’ yang merupakan bagian dari Festival Sanrobengi. 3 dari sekian penonton lomba balap ini terkena reruntuhan posko ini. Ketiga korban itu merupakan warga asli Pulau Sanrobengi yang terdiri dari 1 pria dan 2 perempuan. Mereka mengalami luka di bagian kepala dan jari.

Menurut warga setempat, posko ini baru dibangun sekitar 2 tahun lalu. Dan robohnya posko ini tak mengundang rasa heran warga. Pasalnya, pondasi bangunan posko ini dinilai kurang ideal. Sementara itu, pada letak bangunan ini juga tak diberi penguat di bagian bawah seperti cakar ayam.

“Bagaimana tidak roboh, na tidak ada cakar ayamnya. Langsung pasir saja baru ada di pinggir pantai,” tegas Imran, salah seorang warga, kepada GoSulsel.com, Sabtu (31/10/2015).

Korban dalam keadaan kritis dan dilarikan ke rumah sakit Takalar guna mendapat pengobatan intensif melalui trasportasi laut.




BACA JUGA