Sylvia Fully, Harim di Tanah Haram
Sylvia Fully (kiri) saat press conference, Rabu (16/12/2015) di XXI Mal Panakukkang. (Foto: Muhaimin/GoSulsel.com)

Dalami 2 Karakter Sekaligus, Sylvia Fully Anggap Itu Tantangan Berat

Rabu, 16 Desember 2015 | 19:58 Wita - Editor: Nilam Indahsari - Reporter: Sutriani Nina - Go Cakrawala

Halaman 1

Makassar, GoSulsel.com – Mendalami 2 karakter yang sangat kontras, yakni jadi anak santri dan Pekerja Seks Komersil, ternyata tak mudah bagi Sylvia Fully.

“Tantangannya cukup berat dan aku harus mendalami logat,” ungkap pemeran Qia dalam Film Harim di Tanah Haram ini.

Selain Makassar, lokasi syuting tiap scene film ini juga dominan berlatar Turki hingga Baitullah.

Sementara itu, Wawan Wanisar yang berperan sebagai Abi berharap agar film itu dapat memberi edukasi kepada masyarakat, khususnya para penonton.

Halaman 2

“Intinya, setiap manusia itu butuh cinta bagaimanapun kemasannya. Film ini mengajarkan cinta seorang lelaki kepada wanita yang sudah ia ketahui asal-usulnya sebagai pelacur, tetapi tetap menerima apa adanya,” ujar Wawan.

Tak hanya itu, film ini juga mengajarkan tentang kekuatan doa seseorang kepada Tuhannya. Dan bagaimana seseorang mampu bertawakkal dan bersabar bahwa tak ada yang tak mungkin terjadi jika itu kehendaknya.(*)


BACA JUGA