Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto.

Danny mengaku 20 % SKPD Pemkot Makassar Tak Ikut Ritme Kerjannya

Selasa, 29 Desember 2015 | 21:16 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Evi Novitasari - Go Cakrawala

Halaman 1

Makassar,GoSulsel.com  – Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengungkapkan bahwa sebesar 20 persen Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) yang tidak mengikuti ritme kerjanya. Hal ini diungkapkan Danny usai acara refleksi akhir tahun Pemkot Makassar, di Hotel Sahid Jaya, Selasa (29/12/2015).

“Januari nanti kita liat, kita sudah mengevaluasi kinerja SKPD. Secara kuantitatif baru 50 persen SKPD bekerja diatas harapan masyarakat, 30 persen rata-rata Air lah, tapi 20 persen itu buruk, sejalan dengan itu yang harus saya perbaiki,” katanya.

“Pemerintah ibarat es putar, kalau tidak diputar membeku. Pemerintahan juga begitu harus diputar agar masyrakat juga enak mencicipi. Resafel, merotasi, mutasi itu hal biasa dipemeribtahan” tambahnya.

Terkait refleksi pemerintah kota, Walikota mengaku masih banyak yang perlu dibenahi oleh pemerintah kota, maka menurutnya Pemkot harus Dinasti dan membumikan smart city, pembenahan Drainase, kemacetan sebab kemacetan berada pada peringkat pertama masalah yang dihadapi pemerintah kota.

“Kita masih punya pekerja rumah masih banyak, masyarakat masih menuntut keterbukaan pemerintahan, pelayan publik, pola-pola management juga perlu dibenahi, drainase, pendidikan dan dunia kesehatan. Refleksi ini mengingatkan pemerintah bahwa banyak masalah yang selesai tapi banyak juga yang belum selesai. Pemerintah kita harus lebih Dinamis dan smart city harus membumi, termasuk kemacetan ini yang paling pertama” ujarnya

Halaman 2

Sementara itu, Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal MI mengatakan bahwa tahun 2016 akan menjadi tahun pembangunan, fisik dan perbaikan pelayanan publik.

“Refleksi akhir tahun kita berfokus pada bagaiaman menemukan bentuk-bentuk pelayan maksimal. Tahun depan pelayan harus lebih baik, termasuk pendelegasian pelimpahan kewenangan ke Kecamatan. Kita juga meminta ap Inovasi dari semua SKPD sekali kita evaluasi” ujarnya, saat diwawancarai,Selasa 29 Desember 2015.

“2016 kita pembangunan, insyaallah kapasitas viskal kita bisa lebih meningkat. tahun depan kita berfokus pada keamanan juga ada 3.000 CCTV,” pungkasnya. (*)

 

 


BACA JUGA