Logo Kabupaten Gowa

Suaminya Kawin Lagi Dengan PNS, Dg Ngai Surati Bupati Gowa

Senin, 04 Januari 2016 | 23:02 Wita - Editor: gun mashar - Reporter: Sofyan - GoSulsel.com

Halaman 1

Makassar, GoSulsel.com – Suaminya menikah lagi dengan perempuan lain yang berstatus PNS, Hj Ngai nekad melaporkan ke Bupati Gowa. Laporan Ngai ini berdasarkan aturan yang tidak memperbolehkan PNS untuk menjadi istri kedua, ketiga ataupun keempat.

”Saya sangat bermohon agar pak bupati bisa mengambil tindakan tegas dengan melakukan pemecatan terhadap perempuan itu atas pelanggaran yang dia lakukan, karena telah melanggar aturan” ujar Hj Ngai didampingi putranya Suhapid (30) kepada wartawan usai memasukkan surat keberatannya kepada Bupati Gowa, Senin (4/01/2015).

Ngai adalah warga Dusun Bolassi, Desa Taring, Kecamatan Biringbulu, Kabupaten Gowa. Ia melaporkan seorang perempuan yang dinilai telah menikah diam-diam (kawin lari) dengan suaminya, Mustari (50) pada 26 Desember 2015 lalu. Perempuan yang dituding Ngai ini memang PNS di Kecamatan Biringbulu.

Dalam suratnya, Ngai menyertakan PP RI No 45 tahun 1990 tentang perubahan atas PP No 10 tahun 1983 tentang izin perkawinan dan perceraian bagi PNS dimana pada Pasal 4 ayat 2 disebutkan PNS wanita tidak di Izinkan untuk menjadi isteri kedua ketiga maupun keempat. Dan pada Pasal 15 ayat 2 disebutkan PNS wanita yang melanggar ketentuan Pasal 4 ayat 2 tersebut dijatuhi disiplin pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS.



Halaman 2

Sementara itu, Kadis Pendidikan Olahraga dan Pemuda Kabupaten Gowa, H Idris Faisal Kadir yang dikonfirmasi via ponselnya, terkait laporan keberatan Hj Ngai mengatakan, jika memang terbukti perempuan yang dilaporkan telah menikah dengan suami orang, maka PNS itu wajib diproses apalagi bukti surat dari Imam Desa Parang Lompoa telah ada.

”Yah kalau memang terbukti menikah dengan laki-laki yang telah beristri, apalagi istri pertama orang itu keberatan maka tentu PNS itu harus diproses sesuai aturan perundang-undangan,” jelas Idris Faisal Kadir.(*)


BACA JUGA