Logo Pemprov Sulsel
Logo Pemprov Sulsel

Pemprov Sulsel Raih Penghargaan Clean & Clear dari BPKP

Selasa, 12 Januari 2016 | 15:09 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

Halaman 1

Makassar, GoSulsel.com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel meraih predikat clean and clear dari Badan Pemeriksa Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Sulsel. Berdasarkan hasil pemeriksaan keuangan dan pembangunan yang telah diserahkan Kepala BPKP‎ Perwakilan Sulsel Deni Suardini kepada Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo.

“Pengawasan terhadap kualitas akuntabilitas keuangan daerah Provinsi Sulsel tahun 2015. Hasilnya sudah diserahkan kepada gubernur, dimana kami melakukan pengawasan fokus pada empat dimensi utama,” Deni mengatakan,‎ BPKP Perwakilan Sulsel, di Kantor Gubernur Sulsel, Selasa (12/1/2016).

Ia memaparkan, empat dimensi utama yang diawasi BPKP Perwakilan Sulsel, antara lain, bagaimana pengawalan pembangunan, peningkatan ruang fiskal yaitu bagaimana optimalisasi PAD dan juga pengelolaan APBD yang efisien.

Disamping itu, pengamanan aset daerah melalui upaya-upaya represif misalnya melalui audit investigatif dan perhitungan kerugian keuangan negara, kemudian ada penguatan sistem untuk pengelolaan ‎tata pemerintahan yang baik.



“Empat potret inilah yang untuk wilayah Sulsel, sebagaimana untuk tahun sebelumnya juga clear and clean,” ujarnya.

Halaman 2

Deni menambahkan, berdasarkan pengawasan BPKP Perwakilan Sulsel, tidak ada masalah Pemprov Sulsel dalam empat dimensi itu. Terkait pengamanan aset, menurutnya yang terpenting bagaimana SKPD sebagai pengguna barang orientasinya berkontribusi terhadap PAD.

“Paradigma ini sudah menggema ke seluruh pengguna barang melalui pemanfaatan aset daerah. Semua harus dimanfaatkan,” tegasnya.

Sementara, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, mengatakan, penghargaan tersebut merupakan yang pertama kalinya di tahun 2016 ini. Dengan predikat clean and clear, berarti tidak ada kerugian negara yang disumbang Pemprov Sulsel. “Ini merupakan penghargaan pertama di tahun ini,” kata Syahrul. (*)


BACA JUGA