Logo Pemkot Makassar

Serahkan Fasum Fasos, Direktur PT GMTD Temui Walikota Makassar

Selasa, 12 Januari 2016 | 16:49 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Evi Novitasari - Go Cakrawala

Halaman 1

Makassar,GoSulsel.com  – Direktur PT GMTD TBK, Purnomo Utoyo menemui Walikota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, di Balaikota Makassar, Selasa (12/1/2016). Ia membicarakan rencana pembangunan infrastruktur Pemerintah Kota (Pemkot) seperti Pedestrian dan Centra PK5.

Selain itu, pihak PT GMTD menyerahkan, Fasum Fasos dari PT. GMTD TBK kepada Pemerintah kota Makassar termasuk penyelesaian tunggakan PBB perusahaan pengembang perumahan di kawasan Tanjung Bunga itu, serta perubahan jalur di pantai, kehadiran COI, dan pengembangan MOI.

Rapat yang digelar secara tertutup ini, Wali kota Makassar didampingi Sekda Kota Makassar, Ibrahim Saleh, Asisten I Bidang Pemerintahan Sekda, Sabri, Kabag Hukum Sekda, Sophian Manai, dan Kabag Pertanahan Sekda, I Nyoman Aria Purnabhawa, serta Kadis PSDA Pemprov Sulsel, Andi Darmawan Bintang.

“Fasum Fasos itu dibutuhkan untuk memulai penataan PK5 dan pembangunan pedistrian. Program penataan PK5 harus diawali dengan penyerahan fasum GMTD,” beber Danny Pomanto.



Inisiatif PT GMTD TBK membuka ruang  komunikasi dengan pemerintah daerah (kota dan provinsi) dinilai Danny sebagai langkah positif, “GMTD ini investor besar pertama yang ada di Makassar, dan itu harus kita hargai, jadi perlu ada masalah” ungkapnya.

Danny memberikan target kepada PT. GMTD TBK untuk merampungkan penyerahan fasum fasos dalam bulan ini (Januari 2016) agar pada bulan depan (Februari 2016) Pemkot Makassar bisa memulai program penataan PK5.

Halaman 2

“Lahan sekitar segi tiga dekat jembatan itu yang mendesak untuk diserahkan karena akan digunakan untuk program penataan PK5,” tegasnya.

Direktur PT GMTD TBK, Purnomo Utoyo menyatakan kesiapannya untuk segera menindaklanjuti hasil pertemuan hari itu, “Besok akan ke Jakarta untuk meneruskan hasil pertemuan hari ini. Pemerintah adalah mitra strategis PT GMTD, kami pasti mendukung program pemerintah kota Makassar,” ungkap Purnomo.(*)


BACA JUGA