Ilustrasi

Kabid P2PL Dinkes Makassar: Tiap Bulan ada Warga Terjangkit DBD di Makassar

Rabu, 20 Januari 2016 | 19:08 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Evi Novitasari - Go Cakrawala

Halaman 1

Makassar,GoSulsel.com – Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Makassar tahun 2015 ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2014. Kepala Bidang (Kabid) P2PL Dinas Kesehatan Kota Makasar,Sukmawati, mengatakan, setiap bukan ada warga terjangkir demam berdarah (DBD).

“Untuk mengantisipasi penyebaran virus dari nyamuk ini, Dinkes melalui sosialisasi disemua puskesmas serta masyarakat terkait pencegahan DBD, yakni dengan 3 M (Menutup, Mengurus, dan Mengubur),” katanya, ketika ditemui di kantornya, Rabu (20/1/2016).

Dia mengatakan, pihaknya telah membagikan Abatisasi yang berfungsi membunuh benih nyamuk agar tidak berkembang menjadi nyamuk dewasa, juga perlu menghindari wadah-wadah yang bisa ditempati nyamuk Aedes aegypti, terakhir bisa dengan penyemprotan atau foging.

“Gejala terkena DBD, diawali dengan demam berhari-hari kemudian muncul bintik-bintik merah,” ujar dia.



Halaman 2

Data penderita DBD dari Dinkes Kota Makasaar 2014-2015.

2014 terdapat 139 kasus DBD, dengan rincian: Januari 11, Februari, 13, Maret 14, April 19, Mei 29, Juni 12, Juli 11, Agustus 8, September 8, Oktober 5, November 5, Desember 4.

2015 dengan total 142 kasus rincian. Januari 10, Februari 22, Maret 25, April 17, Mei 16, Juni 16, Juli 11, Agustus 7, September 7, Oktober 5, November 3, Desember 3. (*)


BACA JUGA