Logo DPRD Makassar
Ilustrasi

Komisi B DPRD Makassar: Kami Temukan Pemotongan Hewan Secara Liar di RPH Antang

Minggu, 24 Januari 2016 | 19:58 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Syafruddin - Go Cakrawala

Halaman 1

Makassar,GoSulsel.com – Komisi B DPRD Makassar menemukan adanya dugaan pemotongan hewan ilegal di Rumah Potong Hewan (RPH) di Antang. Akibat temuan ini, Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto didesak segera mengevaluasi Direksi RPH.

“Ada dugaan pemotongan secara liar ini ditakutkan kehalalan daging potong, karena penyakitnya tidak terdeteksi,” kata anggota Komisi B DPRD Makassar, Basdir, ketika dihubungi via ponsel, Minggu (24/1/2016).

Basdir mengatakan, sudah seharusnya Direksi RPH ini bertindak tegas, karena ini merupakan kebaikan masyarakat.

“Dalam masalah ini ada dugaan pembiaran. Jika ini terus dibiarkan maka akan berdampak buruk di masyarakat. Makanya, Walikota segera mengevaluasi Direksi RPH Antang ini,” katanya.



Ketua Komisi B DPRD Makassar, Amar Bastanul mengatakan, pihak RPH Antang ini tidak pernah memberlakukan pajak pemotongan hewan sebesar 10 persen di RPH. Ini membuat PAD RPH semakin merosok.

Halaman 2

“Kami sudah berulang kali memanggil Direksi RPH ini, namun tidak pernah memenuhi panggilan dewan. Padahal, mereka harus menjelaskan alasan tak memberlakukan pajak pemotongan hewan, termasuk memarparkan semua programnya di DPRD,” ujarnya.(*)