Wali Kota Makassar, Danny Pomanto (berbaju putih), meninjau TPA Antang, kemarin. Untuk mendukung program Makassar Tidak Rantasa', Pemkot Makassar menutup tumpukan sampah dengan tanah merah agar gas meta yang terkandung tidak menguap. (Foto: Dokumentasi gomedia group)

Honorer K2 Batal Jadi PNS, Danny Pomanto: Saya Sangat Kecewa Pada Menpan

Senin, 25 Januari 2016 | 20:08 Wita - Editor: gun mashar - Reporter: Evi Novitasari - Go Cakrawala

Makassar, GoSulsel.com – Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan), Yuddy Crishnandi membatalkan pengangkatan pegawai honorer kategori II (K2) menjadi pegawai Negeri Sipil (PNS). Keputusan ini membuat Walikota Makassar, Ramdhan Pomanto sangat kecewa.

“Saya bukan lagi kecewa tapi sangat kecewa. Pertama, kalau ada keputusan-keputusan begini mestinya ada mengetes dulu,” ujar Danny, panggilan akrab Ramdhan Pomanto, kepada wartawan di Balaikota Makassar, Senin (25/01/2015).

Danny mengatakan, setiap tahunnya ada 360-an PNS yang pensiun. Harusnya, Menpan melihat hal tersebut, dan mengutamakan K2 untuk mengisi kekosongan itu, bukan membatalkan pengangkatan dan menerima tenaga baru.

“Bayangkan di Pemerintah Kota Makassar itu ada 360 an pegawai negeri yang pensiun, jadi pegawai kita berkurang. Banyak potensi K2 yang bagus masa sudah berpuluh-puluh tahun jadi K2 kemudian orang luar yang masuk mengisi kan tidak fair. Kasian mereka kan, sudah bertahun-tahun berdedikasi untuk daerahnya,” terang Danny.



Rencanaya, Danny akan menemui Menpan untuk menyampaikan hal ini. “Setelah tanggal empat saya menghadap deputi menpan atau menpan sendiri untuk menanyakan ini. Mestinya yang disampaikan adalah Insyaallah K2 akan diangkat jadi Pegawai Negeri, dan kita tidak terima lagi pegawai negeri. Mestinya begitu,” tutup Danny.(*)


BACA JUGA