Gafatar

Rabu Malam, 227 Eks Gafatar Asal Sulsel Tiba di Makassar

Senin, 25 Januari 2016 | 18:32 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

Halaman 1

Makassar,GoSulsel.com  – Pasca kerusuhan yang terjadi di perkambungan Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar) Kalimantan, beberapa waktu lalu. Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sulsel, Asmanto Baso Lewa, mengatakan, saat ini masih ada sekitar 69 Kepala Keluarga (KK) atau 227 orang asal Sulsel yang akan dipulangkan.

“Dari data yang ada, di sana masih ada 69 KK berjumlah 227 warga Sulsel eks anggota Gafatar yang belum dipulangkan. Mereka saat ini sedang dikumpulkan di Desa Karya Jaya, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara, Kaltim,” kata Asmanto, Kantor Gubernur Sulsel, Senin 25 Januari.

Asmantao merinci eks Gafatar tersebut terdiri dari, 82 orang lelaki dewasa, 57 orang perempuan dewasa, 51 anak laki-laki, 27 anak perempuan, 6 bayi laki-laki dan 4 bayi perempuan. Mereka akan berangkat dari pelabuhan Semayang, Balikpanan, Selasa 26 Januari, sekitar pukul 20.00 Wita dan tiba di Makassar, Rabu malam.

Pihaknya, saat ini sedang berkoordinasi dengan dinas sosial, kepolisian dan TNI untuk proses pemulangan dan penyambutan eks Gafatar ini. Badan Kesbangpol Sulsel akan memberikan pendampingan dalam bentuk pemahaman agama, kemudian bersosialiasi ke masyarakat sehingga tidak akan menutup diri dari pergaulan.



Ia menilai eks anggota Gafatar tersebut mengalami perubahan pemahaman spiritual, sehingga perlu adanya pemulihan, khususnya untuk anak-anak eks Gafatar. Secara umum menurutnya penanganan warga eks anggota Gafatar, ditangani oleh Kementerian Sosial.

Halaman 2

Terpisah, Kepala Dinas Sosial Sulsel, Ilham Andi Gazaling, mengatakan pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Kodam VII/Wrb untuk tempat penampungan para esk Gafatar ini. Setelah tiba, nantinya akan dilakukan pendataan dan kemudian menunggu pihak keluarga untuk menjemputnya.

“Belum ada tempat yang ditentukan untuk menampung mereka, kemungkinan besok (hari ini) akan ada rapat koordinasi untuk membicarakan teknisnya. Kita tampung dulu di Makassar dan akan dipulangkan ke kampung masing-masing,” ucap penjabat Bupati Lutra ini.

Setelah diinventarisir jumlah eks anggota Gafatar per kabupaten, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan dinas sosial kabupaten/kota karena teknis pembinaan merupakan wewenang mereka.

Halaman 3

Sementara, Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu’mang, menyatakan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Provinsi Kalbar untuk mengetahui jumlah pasti dan membicarakan proses pemulangan mereka. “Kita ada tapi tidak sebanyak yang ada di Jawa misalnya,” ucapnya.

Mengenai adanya penolakan masyarakat di provinsi lain terhadap eks anggota Gafatar yang dipulangkan, Agus mengatakan, disitulah perlunya peran pemerintah untuk memberikan pengertian serta pemahaman pada masyarakat. (*)


BACA JUGA