#

Gerhana Matahari, Warga Pangkep Mengurung Diri

Rabu, 09 Maret 2016 | 19:38 Wita - Editor: Iin Nurfahraeni - Reporter: Sahar - Go Cakrawala

 

Pangkep, GoSulsel,com – Fenomena alam Gerhana Matahari yang disambut antusias di berbagai tempat termasuk Makassar, namun berbeda dengan  warga Pangkep yang memilih untuk tidak keluar rumah, Rabu, (9/3/2016)

Ini menyebabkan kondisi kota pangkep menjadi lengang  karena sebagian warga takut untuk beraktivitas  di luar ruangan, karena adanya  cerita yang hadir, seperti gerhana matahari berbahaya bagi kesehatan mata.

Dari pantauan GoSulsel.com sejak pagi di Kampung Pasui  yang biasanya aktif sejak pagi terlihat sepi, selain itu ratusan status di Blackberry Massanger dan  Facebook terlihat memasang status Gerhana Matahari Total dengan mengatakan, “Allahu Akbar, Kejaiban allah telah melihatkan fenomena langka ini, Subuhanallah”

“Katanya kalau melihat gerhana matahari dengan mata telanjang dapat menyebabkan kebutaan, “ kata Ambo Baddu (50), salah satu warga Pasui, Kelurahan Sapanang,

Hal senada juga diungkapkan Fuji (35), salah satu warga Pangkep mengaku tak berani keluar saat gerhana terjadi, dan memilih menghabiskan waktu di dalam rumah dan melihat gerhana dari televisi,

Sedangkan di komplek perumahan di  Pasaui, jalan Tonasa dua, sebagian warga menyaksikan fenomena tersebut dengan menggunakan piring bewarna cokla dan kacamata.

“Meski daerah pangkep tidak dilintasi Gerhana matahari total, saya juga harus menyaksikan fenomena ini,”ucap Yuli gadis remaja 20 tahun ini. (*)


BACA JUGA