Logo Pemprov Sulsel
Logo Pemprov Sulsel

Tiga Tahun Sayang II, Ketimpangan Masih Terjadi

Jumat, 08 April 2016 | 08:31 Wita - Editor: Iin Nurfahraeni - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

Selain itu, terkait pencapaian visi dan misi yang selama ini dibuat oleh paket Sayang, ternyata masih memiliki perbedaan antara kinerja dan harapan masyarakat. Dimana dari visi dan tujuh misi, ada perbedaan (gap) sebesar -0,4 antara capaian kinerja dan harapan masyarakat.

Pengamat pemerintahan, sekaligus Ketua STIA LAN, Prof Amir Imbaruddin menilai ketimpangan di wilayah selatan Sulsel, disebabkan adanya perbedaan perhatian pemerintah ke mereka sangat rendah.

“Misalnya untuk pembangunan infrastruktur, kawasan selatan memang tak semaju dengan yang ada di Maminasata dan daerah utara,” jelasnya.

Lebih jauh, Prof Amir juga menyoroti perbedaan kepuasaan antara kinerja pemerintahan provinsi, pusat dan legislator. Dimana 79,8 persen mengaku puas dengan kinerja SYL, 62 persen puas dengan kinerja Presiden Joko Widodo dan hanya 41,9 persen yang puas dengan kinerj anggota DPRD Sulsel.

“Untuk kinerja legislator, akibat adanya efek pemberitaan buruk dari media terkait kinerja dan kasus yang membelit anggota legislator. Sementara untuk permaslahan KKN untuk pemprov memang sangat bagus dimana hanya 32 persen yang mengatakan kurang bersih dan 2,6 persen mengaku tidak bersih, ini karena pemberitaan kasus Bansos tahun 2008 yang mencuak kembali,” tambahnya.

Halaman:

BACA JUGA