PANEN PADI - Seorang Petani memisahkan gabah menggunakan alat tradisional saat panen di area persawahan Hertasning, Makassar (21/3/2016).

‎Sektor Pertanian Penentu Kemiskinan & Pengangguran di Sulsel

Kamis, 21 April 2016 | 18:17 Wita - Editor: Syamsuddin - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

Menurutnya, yang harus di lakukan adalah akselerasi program, bukan retorika. Percepatan pembangunan infrastruktur harus optimal didorong. Terutama Infrastruktur yang menunjang sektor pengolahan dan pemasaran produk pertanian dan perkebunan. Sektor usaha koperasi dan UMKM juga masih bisa terus dioptimalkan.

Hal yang sama diungkapkan oleh Arief Wicaksono, pengamat pembangunan sekaligus Dosen STIE LAN, yang menjelaskan gini ratio atau koefisien gini adalah ukuran ketidakmerataan atau ketimpangan agregat (secara keseluruhan) yang angkanya berkisar antara nol (pemerataan sempurna) hingga satu (ketimpangan yang sempurna).

“Artinya, Pemerintah Provinsi Sulsel tidak harus memperhatikan pertumbuhan ekonomi semata, tapi juga memperhatikan ketimpangan yang selalu menyertainya. Karena pertumbuhan selalu menghasilkan ketimpangan, dan itulah sebenarnya titik fokus pembangunan daerah saat ini,” tutur Arief.

Pemerintah diminta mengurangi urbanisasi ke kota yang menyebabkan kota menjadi kumuh. Sekaligus mengurangi kemiskinan di desa akibat menyempitnya lahan pertanian.(*)

 

Halaman:

BACA JUGA