SYL Nilai Polemik CPI Bernuansa Politis

Senin, 25 April 2016 | 19:13 Wita - Editor: Irfan Wahab - Reporter: Mirsan - Go Cakrawala

‎Makassar, GoSulsel.com – Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo mengaku gerah dengan polemik reklamasi di kawasan Center Point of Indonesia (CPI). Bahkan dia menilai jika permasalahan yang ada sudah mengarah pada persoalan politik.

“CPI itu sudah masuk proses peradilan, jadi biarkan berproses dulu. Toh kalau mau dihentikan juga tidak apa-apa, tapi jangan salahkan saya jika nanti lahan di sekitarnya diambil orang lain. Bahkan ada reklamasi yang ribuan hektar disekitarnya tak pernah di proses, giliran pemerintah yang melakukannya untuk kepentingan rakyat malah disoal,” kata SYL, Senin (25/4/2016)

Syahrul melanjutkan jika persoalan CPI cukup mengganggu kinerjanya sebagai pemimpin di Sulsel dan persiapannya maju di Munaslub Golkar. Diakuinya, untuk menghadirkan kota baru maka reklamasi adalah jalan paling mudah, asalkan sesuai dengan prosedur.

“Saya kurang tahu juga, pastilah ada hubungannya dengan saya sebagai Gubernur dan caketum Golkar. Jujur saya sampaikan saat ini saya tertekan dengan masalah ini, dan kalau ada yang salah kita hentikan saja, saya capek. Kapan kita mau lihat perkembangan jika disoal terus,” lanjutnya. (*)


BACA JUGA