Ilustrasi
#

Ombudsman: Penghapusan Pungli Jadi Pekerjaan Rumah DIA

Rabu, 04 Mei 2016 | 18:27 Wita - Editor: Iin Nurfahraeni -

Makassar,GoSulsel.com – Ketua Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Selatan,  Subhan Djoer mengungkapkan, kepemimpinan Wali kota dan Wali kota Makassar memasuki 2 tahun masih terdapat kekurangan, termasuk masalah pungutan liar yang sampai saat ini belum dapat teratasi.

“Pungli ini, masih berlaku di di beberapa instansi seperti di kelurahan, kecamatan,  bahkan  ketika penerimaan CPNS  saja ada calo, yang paling parah adalah pungli yang ada di sekolah ini, sampai sekarang masih saja ditemukan,”kata Subhan, saat dihubungi GoSulsel.com Rabu (4/5/2016)

pt-vale-indonesia

Lebih jauh,  dia mengungkapkan  selama ini wali kota sudah menegaskan tidak ada pungli namun karena ketegasan , akhirnyanya berulang terus kejadian seperti ini.

Subhan mencontohkan, pungli yang masih sering terjadi adalah saat masyarakat ini mau mengurus seperti KTP, mereka akan dikenakan biaya agar urusanya cepat selesai , padahalan seharusnya tidak demikian. Selain itu Wali kota Makassat harus benar-benar tegas  dalam menindak tegas

“Wali kota Makassar jangan hanya mengancam jika ada didapatkan oknum pegawainya melakukan pungli, harus tegas kalau perlu copot dari jabatan. “ujar Subhan lebih jauh

Subhan juga menilai, pemerintah saat ini terlalu banyak memiliki program namun kontrolnya yang susah, sehingga merealiasasikannya juga masih susah. Kedepan tentu diharapkan ini bisa semakin baik juga.(*)


BACA JUGA