Ini Wejangan Peneliti Bulukumba di Konferensi JAII

Rabu, 03 Agustus 2016 | 15:49 Wita - Editor: Baharuddin - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

Makassar,GoSulsel.com – Peneliti Politik Internasional, Asal Sulawesi Selatan,Prof Mochtar Pabbotingi menyatakan bahwa seluruh komponen bangsa dari berbagai elemen agama, harus terus menerus waspada dan menjalin kerjasama untuk memikirkan tantangan besar dan menjaga eksistensi kebangsaan secara sehat dan damai.

Hal ini diungkapkan saat menjadi pembicara di acara konferensi dan perencanaan strategis, Jaringan Antariman Indonesia (JAII) Region sulawesi selatan dengan tema ‘Agama-agama dan kebudayaan di Sulawesi dalam tantangan relasi kuasa politik modal agama’ yang diselenggarakan di Hotel Grand Wisata, Jl Sultan Hasanuddin, rabu (3/8/2016).

“Kita semua wajib menunaikan kerja besar secara bersama untuk menghadapi tantangan besar secara bersama,”ujar Mochtar dihadapan seluruh peserta konferensi.

Menurutnya point yang dianggap tanttangan oleh JAII harus diatasi dengan cara tidak terjebak pada pencercaan diri, namun harus tetap percaya diri. Dia menjelaskan bahwa eksistensi damai berpolitik harus dibina dengan empat gagasan.



“Dalam hal demokrasi, dalam hal kebangsaan, dalam hal pancasila dan yang terpenting adalah Iman yang damai,”tutur Peneliti kelahiran Bulukumba ini.

Halaman: