#

Suka Menyantap Gado-Gado? Coba deh Gado-Gado Pampang Ini

Senin, 08 Agustus 2016 | 11:30 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: A Nita Purnama - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com -– Meski berada pas di pertigaan Jl Pampang, namun Gado-Gado Madura milik Sumarni tetap saja laris. Padahal, sebagian masyarakat percaya mitos, bahwa orang yang membuka usahanya di lokasi “tusuk sate” akan merugi.

“Saya buka usaha di sini baru berapa bulan. Yang saya jual ada Gado-Gado sama Soto Ayam. Tapi alhamdulillah, pembeliku di sini banyak. Kebanyakan dari kalangan mahasiswa. Banyak orang bilang, kalau tempat jualan-ta’ itu pas di pertigaan atau biasa orang bilang “tusuk sate”, jarang laku. Tapi saya di sini justru banyak pembeliku,” ujar Sumarni kepada GoSulsel.com, saat ditemui di warungnya.

Kebanyakan warga sekitar mengakui, bahwa tempat jualan yang berada di pertigaan atau biasa disebut “tusuk sate” tak bisa berkembang.

“Iye, banyak orang percaya kalau tempat jualan-ta’ pas “tusuk sate” susah masuk rejeki. Banyak orang tua dulu bilang begitu. Tapi kalau kuliatki ini penjualka, malah tambah banyak pembelinya,” ucap Rahma Dg Bollo, warga setempat.



Warung Gado-Gado Madura ini buka tiap hari dari pukul 8 pagi sampai pukul 10 malam. Pembeli yang datang lumayan banyak. Mereka rata-rata adalah kalangan mahasiswa. Maklum saja, harganya sangat ramah di kantong yaitu Rp 7 ribu per porsi.

 


BACA JUGA