BNK Gandeng Ustadz dan Pendeta Cegah Peredaran Narkoba di Makassar

Rabu, 10 Agustus 2016 | 21:53 Wita - Editor: Irwan Idris - Reporter: Aris Taoemesa - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com — Semakin maraknya pengguna dan peredaran narkoba di Indonesia secara khusus Kota Makassar membuat Badan Narkotika Kota (BNK) Makassar mengambil langkah baru dengan menggandeng mubaligh dari unsur agama yaitu ustadz dan pendeta untuk mensosialisasi pencegahan narkoba di setiap lorong di 14 Kecamatan lingkup Makassar.

Saat dimintai kofirmasi, Kepala BNK Makassar, Andi Bau Sawa Mappanyuki, mengatakan program inovasi saat ini yang di programkan adalah bekerjasama dengan para mubaligh dari kalangan agama yaitu ustadz dan pandeta untuk mensosialisasi bahaya narkoba di kalangan masyarakat.

“Untuk membasmi pnenggunaan narkoba di Makassar, progrm BNK yaitu bekerjasama mubaligh ulama ustadz dan pandeta dilibatkan sosialisasi di lorong untuk pencegahan narkoba,” ujarnya saat ditemui di ruangan kerjanya, Rabu (10/8/2016).

Andi, sebagai kepala baru BNK ,  menggagas program gerakan mubaligh ini khusus diterapkan di lorong-lorong lingkup Makassar yang merupakan program inovasi.



Adapun jumlah mubaligh atau kalangan agama yang diterjunkan sosialisasi di lorong sebanyak 300 orang yakni 150 orang muslim dan150 orang non muslim.

“Jumlah mubalik sebanyak 3000 orang yakni ustadz dari agama islam 150 orang dan 150 orang pemuka agama dari non muslim,” terangnya.

Halaman:

BACA JUGA