SMK 2 Makassar
#

Beredar Gambar Spanduk SMKN 2 di Sosmed, Untuk Aksi?

Kamis, 11 Agustus 2016 | 03:07 Wita - Editor: adyn - Reporter: Muhammad Nataz - GoSulsel.com

Makassar, GoSulsel.com – Beredarnya gambar spanduk di media sosial bertuliskan “SMKN 2 Makassar menuntut hukuman seberat-beratnya kepada orang tua siswa atas pemukulan pada guru kami (Drs Dasrul)”, Kepala Sekolah SMKN 2 Makassar Drs Chaidir Madja MPd membantah dan menyatakan pihak sekolah tidak pernah berencana akan melakukan hal tersebut.

“Masalah gambar spanduk itu, saya pastikan bukan dari pihak sekolah apalagi sampai mau lakukan aksi yang melibatkan siswa-siswa saya,” ucapnya saat dikonfirmasi via seluler beberapa saat yang lalu.

Lebih lanjut, dirinya mengatakan, beredar kabar ada sejumlah kelompok yang mengatasnamakan solidaritas guru turut mengecam aksi pelaku pemukulan orang tua siswa terhadap salah seorang guru yang terjadi pagi tadi.

“Saya memang diberitahu bahwa ada kelompok yang mengatasnamakan solidaritas guru turut mengecam aksi pemukulan tadi, mungkin saja mereka atau kelompok lainnya yang membuat spanduk tersebut, tapi pastinya itu bukan dari pihak sekolah,” tegasnya.



Sebelumnya diberitakan, telah terjadi penganiayaan terhadap guru Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Makassar Dasrul oleh orang tua siswa MA yakni Adnan Achmad di pelataran kelas SMKN 2 pagi tadi sekitar pukul 10.30 Wita.

Diketahui, sebelum aksi penganiayaan tersebut terjadi, Guru Dasrul menegur siswanya MA yang tidak mengerjakan tugas namun siswa yang bersangkutan malah membalasnya dengan kata kata kasar, sehingga sang guru yang dikenal sabar ini lantas menamparnya.

Orang tua siswa Adnan Achmad yang tidak terima anaknya diperlakukan demikian lantas memukul sang guru dibantu dengan anaknya MA.


BACA JUGA