Guru SMKN 2 Makassar dianiaya Orang Tua Murid
#

Mendiskreditkan Guru akan Berpengaruh pada Psikologi

Kamis, 11 Agustus 2016 | 19:19 Wita - Editor: Syamsuddin - Reporter: Muhammad Fardi - GoSulsel.com

Makassar, Gosulsel.com – Ketika tidak segera menemukan solusi protap pelaksanaan pendidikan secara umum antara siswa dengan guru, maka akan berimplikasi terhadap psikologis tenaga pendidikan. seperti halnya penganiayaan orang tua siswa terhadap guru di SMK 2 Makassar.

Hal ini yang diungkap wakil kepala sekolah SMK 2 Makassar Drs Amar Bachti saat menjadi pembicara pada dialog terbuka dengan tema ‘Perspektif Hukum dan Budaya Dalam Kasus Pemukulan Guru’ di CCR, beberapa saat lalu, kamis (11/8/2016).

“Kejadian di SMK 2 bukan hal yang pertama terjadi di Sulawesi Selatan. perlu kita ketahui bahwa sebagai guru memiliki dua tugas, yakni mengajar dan mendidik,” kata Amar.

“Ketika kasus seperti ini tidak bisa tertangani dan mendiskreditkan Guru, maka suatu saat pada titik jenuh, kemungkinan saja Guru akan bermasa bodoh dan hanya menjadi pengajar, iniĀ  yang kita takutkan,” ungkapnya.



Wakasek bagian kurikulum ini mengatakan bahwa perlu ada regulasi yang mengatur masalah antara antara guru, siswa dan orang tua siswa untuk menghindari hal tersebut. “Makanya sangat perlu adanya aturan yang akan menjadi solusi, untuk menghindari rasa trauma ini,” harapnya.

Halaman: